General Affairs Management Development Program Pengembangan Sisi Manajerial dari General Affairs

General Affairs Management Development Program Pengembangan Sisi Manajerial dari General Affairs

Tanggal
09 – 10 Juni 2014
07 – 08 Juli 2014
28 – 29 Agustus 2014
18 – 19 September 2014
06- 07 Oktober 2014
06 – 07 November 2014
17 – 18 Desember 2014

Pukul
09.00-17.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi
Rp. 3.050.000, -  (Registration 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 3.250.000, -  (Reg before H-14, payment before H-7)
Rp. 3.750.000, -  (Payment On The Spot)
Rp. 4.125.000, -  (Full Fare)

Fungsi General Affairs ( GA ) di Organisasi merupakan fungsi yang sibuk dengan tugas tugas yang kompleks karena memberikan layanan baik untuk organisasi maupun untuk mendukung operasional fungsi lain. Namun dibanyak perusahaan fungsi GA sering dianggap remeh dan kurang dihargai, kenapa hal ini bisa terjadi? Apa yang salah?. Apa yang harus dilakukan oleh General Affairs sebagai fungsi dengan peran sebagai supporting function?
Dalam pelatihan dua hari ini peserta akan diajak bersama sama melihat lebih dalam lagi fungsi dan peran manajerial dari GA dalam mendukung sasaran dan strategi organisasi. Apa yang harus dilakukan agar fungsi GA lebih diakui perannya dalam mendukung sasaran organisasi?

Sasaran pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan :

  1. Memahami fungsi dan peran manajerial GA di dalam organisasi dalam mencapai sasaran serta melaksanakan strategi organisasi yang telah ditetapkan.
  2. Lebih memahami arti layanan yang diharapkan oleh organisasi ( service excellence ) dari General Affairs.
  3. Mampu menganalisa kinerja GA serta menetapkan area yang masih memerlukan peningkatan dengan cara menganalisa masalah yang sering dihadapi General Affairs.
  4. Mampu menetapkan kompetensi standar yang harus dimiliki oleh profesional General Affairs

Outline :

  1. Fungsi dan peran General Affairs di organisasi dalam mendukung sasaran dan pelaksanaan strategi organsiasi
  2. Fungsi dan peran General Affairs dilihat dari sisi proses dan sistem
  3. Memahami arti layanan serta menetapkan kunci keberhasilan dari General Affairs dalam melayani organsisasi maupun operasional fungsi lain.
  4. Mencari penyebab masalah yang sering timbul dalam
    • Penanganan kepentingan perusahaan yang berhubungan dengan masalah perijinan
    • Penanganan berbagai Akomodasi Karyawan dan Tamu Perusahaan
    • Penanganan Fasilitas dan Jaminan Sosial
    • Pengelolaan fasiitas perusahaan
  5. Menetapkan area manajerial internal GA yang masih perlu ditingkatkan
  6. Menetapkan kompetensi yang diperlukan oleh profesional GA

Peserta
Profesional General Affairs

Workshop Leader :
Sih Hartono, SE.
Telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di beberapa industri selama lebih dari 11 tahun. Beberapa Skills dan expertise beliau diantaranya : HR Management, Personel dan GA, HR Budgeting, Designing Job Grading, Salary Structure dan Industrial Relation. Dengan pengalaman dan expertise yang ia miliki dibuktikan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai perusahaan seperti : ASTRA Training Center, Mulia Industrindo Tbk, Lembaga Pengembangan Tenaga Kerja dan industri lainnya.

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

apa pungsi ga disuatu pabril (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System Design, Assessment and Expansion of WWT Plant

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) System Design, Assessment and Expansion of WWT Plant

Tanggal
08 – 09 Juli 2014
10 – 11 November 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/ Ibis Arcadia, Jakarta

Deskripsi Pelatihan
Banyak dari kalangan industri, mendesign WWT plant dengan budget yang terbatas, sehingga banyak di temukan kondisi plant WWT saat ini sudah tidak sesuai dengan kapasitas produksi yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Kondisi ini menyebabkan kesulitan yang tidak berujung, pihak manajemen terus meminta kenaikan jumlah produksi, di satu sisi “enggan” untuk melakukan investasi di area WWT, karena menganggap area ini hanya sebagai cost center, bukan profit center.

Namun demikian dari pihak pemerintah melalui kementrian lingkungan, telah melakukan program PROPER yaitu evaluasi setiap industri atas kinerja lingkungan yang menyangkut emisi udara, limbah B3 dan limbah cair. Masih banyak kalangan industri yang mengalami problems pada limbah cair, karena WWT plant yang tersedia sudah tidak bisa mencukupi lagi bagi limbah cair yang ada.

Melalui workshop ini, evaluasi – the bottle necking – dari WWT plant menjadi sangat penting pada saat industri akan melakukan ekspansi dan juga peningkatan produksi. Dengan evaluasi satu per satu dari peralatan WWT menjadikan pimpinan mengetahui lebih detail tentang berbagai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing peralatan yang ada, sehingga jika ada investasi tambahan di bidang WWT maka akan menjadi lebih tepat sasaran.

Objective:

  • Memahami design proses awal dari WWT plant
  • Memahami kelebihan dan kekurangan dari peralatan di WWT plant
  • Memahami cara melakukan assessment / evaluasi – the bottle necking – dari WWT
  • Memahami cara ekspansi / perluasan dari WWT plant

Outline :

  • Design parameter dari WWT process di mulai dari F/M ratio, MCRT, Sludge age, SVI SSV, MLSS MLVSS, aeration timer, OUR SOUR, loading rate dll.
  • Trouble shooting di bidang waste water treatment (WWT) plant
  • Cara melakukan WWT assessment (evaluasi) proses, sehingga dapat di ketahui kelebihan dan kekurangan masing – masing WWT plant yang ada.
  • Rule of thumb untuk menjalankan WWT plant.
  • Melakukan perhitungan ekspansi / perluasan dari WWT plant.
  • Detail aerobic & anaerobic system.
  • PROPER limbah cair.

METODE WORKSHOP

  • Presentasi dari “best available technology” di bidang WWT, study kasus, sharing pengalaman.
  • Peserta bisa membawa data lapangan apabila merencanakan melakukan ekspansi di bidang WWT plant.
  • Perhitungan ekspansi WWT di lakukan di excel, sehingga bisa langsung di copy ke pada peserta.

Workshop Leader
Ir. Dwi Handoyo, MK3
Adalah praktisi industri lebih dari 16 tahun. Menangani bidang Waste Water Treatment (WWT) plant lebih dari 12 tahun baik physical, chemical dan biological treatment. Mulai tahun 1996 sudah terjun di bidang project waste water treatment (WWT) hingga sekarang.  Mempunyai pengalaman mengajar bidang WWT  dan workshop facilitator di berbagai lokasi di Indonesia. Saat ini sedang menangani project anaerobic system di beberapa lokasi di Indonesia. Telah melakukan assessment WWT plant di berbagai perusahaan di Indonesia, mengelola mailing list WWT dan menjalin komunikasi di bidang WWT dengan para international expert.

Investasi
Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

Apa itu MCRT proses limbah cair (1), excel perhitungan grit chamber (1), mengapa harus mengukur cod bod mlss mlvss svi pd pengolahan limbah wwtp (1), penyebab waste akibat human error (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Mastering QC 7 Tools For Problem Solving & Improvement

Mastering QC 7 Tools For Problem Solving & Improvement

Tanggal
Monday-Tuesday, 19-20 May 2014
Thursday-Friday, 18-19 September 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Pengantar :
QC 7 Tools adalah tools yang sangat berguna sekali dan merupakan tools yang sangat ampuh untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang terjadi khususnya dalam suatu proses (produksi / manufaktur). Dengan menggunakan QC 7 Tools permasalahan akan dapat ditangani secara terstruktur, tepat, akurat dan cepat.

Dalam sebuah industri manufaktur, terdapat 2 bagian besar yaitu proses pembuatan suatu produk dan produk yang dihasilkan itu sendiri. Satu hal yang sama didalam 2 bagian besar tesebut adalah kedua-duanya dapat menghasilkan suatu “Problem”. Dimana problem yang dihasilkan dalam proses pembuatan akan mengakibatkan meningkatnya biaya produksi dan problem yang dihasilkan dari suatu produk akan menurunkan performance dari produk tersebut. Dengan menggunakan QC 7 Tools, problem-problem tersebut dapat diatasi.

Dalam perkembangannya QC 7 Tools tidak hanya digunakan sebagai alat untuk problem solving tetapi dapat juga digunakan sebagai tool dalam proses improvement suatu proses / product.

Program Outline :

  1. Peserta training dapat menggunakan fungsi-fungsi dalam QC 7 Tools untuk memecahkan suatu permasalahan dan dapat membuat suatu improvement untuk menghasilkan hasil yang lebih baik.
  2. Peserta training dapat melakukan observasi terhadap suatu permasalahan dengan menggunakan metode 3-Gen dan dapat membuat suatu Grafik (Tools ke-1) sebagai hasil dari observasi tersebut.
  3. Peserta training dapat mengolah hasil observasi ke dalam bentuk Pareto Chart (Tools ke-2). Dengan tools yang kedua ini, penanganan suatu masalah akan dapat terselesaikan dengan cepat, tepat dan akurat serta dapat menurunkan permasalahan sampai 80% dengan tindakan yang hanya 20%.
  4. Dengan metode analisa 4M (Man, Material, Method, Machine) melalui Fish Bond Analysis (tools ke-3), permasalahan yang telah ditetapkan melalui pareto chart dapat diselesaikan dengan tepat sasaran.
  5. Peserta training juga akan mempelajari bagaimana keadaan ideal (“Ideal State”) suatu mesin/proses melalui pemahaman “Natural Deterioration” dan “Forced Deterioration” sehingga kerusakan / problem yang terjadi tidak akan terulang lagi.
  6. Peserta training juga akan mempelajari konsep 2-Gen (Fundamental Function dan Fundamental Condition) sehingga fungsi dari masing-masing part dari suatu mesin / peralatan dapat berfungsi secara maksimal dan tepat guna
  7. Peserta training, melalui pemahaman Scatter Diagram (tools ke-4) akan dapat memilah-milah apakah suatu keadaan mempunyai korelasi terhadap suatu permasalahan atau tidak.
  8. Peserta training juga akan mempelajari fungsi dari Check Sheet (tools ke-5) yang berguna untuk mengumpulkan data secara praktis.
  9. Suatu proses manufacturing pasti akan menghasilkan output yang tidak seragam, padahal idealnya output yang dihasilkan harus mempunyai keseragaman yang tinggi. Dengan menggunakan Histogram (tools ke-6), “Quality of Product” akan selalu terkontrol di level yang tinggi.
  10. Control Chart (tools ke-7), merupakan tool yang mengontrol keseluruhan hasil kerja. Dengan adanya tool ini penyimpangan yang terjadi akan dapat cepat diketahui untuk segera dilakukan perbaikan.
  11. Ketujuh tools dalam QC 7 Tools juga dapat diimplementasikan sebagai tools dalam sebuah improvement. Untuk itu peserta training juga akan mempelajari prinsip-prinsip sebuah improvement, mengapa harus dilakukan suatu project improvement.
  12. Improvement pada dasarnya adalah mengeliminasi pemborosan. Untuk itu peserta training juga akan mempelajari jenis-jenis pemborosan.

Metode Pelatihan

  • Dialog Interaktif / Sharing / Diskusi Grup
  • Latihan di Kelas
  • Study Kasus

Lama Pelatihan
2 hari (14 jam)

Sasaran Peserta Training
Teknisi,Supervisor,Foreman Maintenance/Engineering, Line Leader, Kepala Regu, Supervisor Produksi, Manager Maintenance, Produksi dan lain-lain.

Workshop Leader :
INDRO AGUNG HANDOKO
Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture. Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan. Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  • Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  • Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  • Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  • Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  • Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.
  • Sekarang sudah bergabung dengan ISSI Training dan Selnajaya Training sebagai Ascociate Trainer dan Productivity Consultant.

Investasi
Rp. 3.050.000,- (Group; REG for 3 person/more; payment before 12 May 2014)
Rp. 3.250.000,- (Early Bird; REG before 5 May 2014; payment before 12 May 2014)
Rp. 3.750.000,- (On The Spot; payment at the latest 19 May 2014)
Rp. 4.125.000,- (Full fare)

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Distribution Management – How to Deal with Distributor

Distribution Management – How to Deal with Distributor

Tanggal
9-10 September 2014
11-12 November 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta
 
LATAR BELAKANG PROGRAM :
Hubungan kerja sama jangka panjang antara Principal dan Distributor perlu dibangun dan dikembangkan, yang untuk itu peran Account Manager / Account Executive (yang mewakili Principal) dalam meningkatkan hubungan kerja sama jangka panjang dan profesional perlu ditingkatkan

Peran Account Manager / Account Executive yang bertanggung jawab terhadap pengembangan kinerja Distributor masih perlu ditingkatkan, yang untuk itu diperlukan program pengembangan pengetahuan & keterampilan yang menyangkut pengembangan System Distribusi , khususnya System Pengelolaan Distributor sebagai ujung tombak yang berhubungan langsung dengan pasar.

SASARAN PROGRAM :
Setelah selesai mengikuti Program ini para peserta akan memiliki lebih banyak pengetahuan & keterampilan, yang untuk itu meningkatkan pengertian dan kemampuan mereka tentang :

  1. Prinsip Dasar System Distribusi
  2. Peran Distributor serta Harapan dan Kebutuhan mereka dalam proses distribusi
  3. Bagaimana mengelola Distributor secara efektif guna mencapai sasaran Perusahaan
  4. Bagaimana membangun hubungan kerja yang solid dan jangka panjang dengan Distributor
  5. Bagaiman melakukan Review Kinerja Distributor secara reguler
  6. Bagaiman mengakhiri hubungan kerja sama dengan Distributor secara  baik dan profesional
  7. Bagaimana membina komunikasi dalam menyampaikan Strategi dan Sasaran Perusahaan kepada Distributor
  8. Bagaimana mengatasi dan menyikapi kepentingan, keberatan, dan keluhan Distributor
  9. Bagaimana membuat Kesepakatan dengan Distributor dalam usaha meningkatkan volume penjualan

GARIS BESAR MATERI :

  1. Memperkenalkan Sales & Distribution System, serta pengertian dan definisi dari kata “Distributor”
  2. Peran Distributor sebagai ujung tomak menuju pasar (Route To Market)
  3. Peran Principal dalam Mengelola Distributor (Distributor’s Management)
  4. Memahami peran dan tanggung jawab Account Manager yang ditugaskan (in-charge) di Distributor
  5. Memahamai harapan Distributor terhadap Perusahaan (Principal) dalam mengembangkan pasar
  6. Tantangan-tantangan yang dihadapi Perusahaan yang datang dari Distributor
  7. Bagaimana melakukan Penilaian Kinerja Distributor (Business Review) secara rutin
  8. Standar serta System & Mekanisme penilaian terhadap kinerja Distributor (dengan Score Card)
  9. Bagaimana merencanakan dan menyelenggarakan meeting untuk melakukan Business Review
  10. Daftar Pertanyaan yang digunakan dalam Business Review Meeting
  11. Bagaimana melakukan follo up hasil Business Review Meeting, serta Check List yang digunakan
  12. Bagaimana  mengakhiri hubungan kerja sama dengan Distributor secara baik dan profesional
  13. Memahami pentingnya hubungan kerjasama yang kuat  (strong relationship) antara Principal dan Distributor
  14. 3 Tingkat Trust dalam membina relationship dengan Distributor
  15. 7 Syarat Utama tumbuhnya hubungan kerja sama jangka panjang dengan Distributor
  16. Relationship Matrix dalam proses mengembangkan relationship dengan Distributor
  17. Bagaimana menentukan Obiectives (Sasaran) Perusahaan, yang harus dicapai bersama-sama Distributor
  18. Bagaimana menetapkan Sasaran yang SMART
  19. Tehnik Presentasi Effective dalam mengkomunikasi Objectives dan Strategi Perusahaan kepada Distributor
  20. Bagaimana melakukan kesepakatan dengan Distributor melalui Negosiasi Efektif
  21. Kemampuan Komunikasi atau kemampuan mempengaruhi, dalam Selling Process kepada Distributor
  22. Kemampuan yang wajib dimiliki oleh Account Manager dalam memelihara hubungan dengan Distributor
  23. Kemungkinan sikap yang diperlihatkan Distributor selama berlangsungnya hubungan kerja sama

TARGET PESERTA :
Account Manager /  Area Sales Manager / Area Account Officer, atau jabatan apa saja, yang in-charge (mewakili Principal) dalam memelihara hubungan kerja sama dengan Distributor.

JANGKA WAKTU :
3 (tiga) hari @ 7 (tujuh) jam efektif per hari, atau 21 (duapuluh satu) jam efektif (untuk Program In-House). Untuk Public Training 2 hari (di mana praktek  / role play hanya untuk beberapa orang peserta).

METODOLOGI BELAJAR – MENGAJAR :
Menerangkan konsep diikuti oleh contoh- contoh (jika menyangkut keterampilan), yang selanjunya meminta setiap peserta melakukan latihan / praktek sesuai dengan contoh (seperti latihan membuat Objective yang SMART, memimpin Business Review Meeting, Melakukan Presentasi, melakukan Negosiasi, dan sebagainya).

Workshop Leader :
Semba Biawan,
Belum lama pensiun dari Coca-Cola Amatil Indonesia, di mana beliau telah bekerja hampir 10 tahun sebagai National Learning & Development Manager.  Beliau memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun sebagai Manager di area SDM di MNC, di antaranya sbg Manajer SDM di Regent International, Mandarin Oriental, Melia Sol, dll. Beliau pernah mengikuti Management Development Program dari AIM Philipina.  Train the Trainer Program dari Lousanne Hotel School, Switzerland (Best Student), Leadership and Influence dari DDI Hongkong serta berbagai course lain dari Australia ataupun Asia.

Investasi

  • Rp. 2.500.000,- (Group; REG for 3 person/more; payment before H-7)
  • Rp. 2.750.000,- (Early Bird; REG before H-7; payment before H-7)
  • Rp. 3.250.000,- (On The Spot; payment on the day)
  • Rp. 3.575.000,- (Full fare)
Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Business Contract : Drafting And Reviewing

Business Contract : Drafting And Reviewing

Tanggal
12-13 Mei 2014 (RUNNING)
16 – 17 juni 2014
14 – 15 Juli 2014
18 – 19 Agustus 2014
08 – 09 September 2014
06 – 07 Oktober 2014
10 – 11 November 2014
08 – 09 Desember 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Deskripsi Pelatihan
Keberadaan Perjanjian dalam bisnis perusahaan sehari-hari tentu sangat krusial untuk menjaga kepentingan bisnis perusahaan. Perjanjian yang baik tidak hanya baik diatas kertas karena terlihat menguntungkan, tetapi juga adalah perjanjian yang dapat dieksekusi dengan baik.

Workshop 2 hari ini akan memberikan refreshing dan pembekalan yang diperlukan untuk para lawyer (baik in house lawyer ataupun corporate lawyer) tentang perjanjian dari sisi teori, kasus dan praktek. Peserta akan dibekali pengetahuan dan keterampilan terkait yang diperlukan tentang teknik membuat dan mereview perjanjian yang baik, yang akan sangat berguna untuk membantu perusahaan memaksimalkan benefitnya dengan jalan mengoptimalkan keuntungan sekaligus melindungi kepentingan hukum perusahaan.

Highlights Materi Workshop

  1. Perjanjian dalam Teori dan Pemahaman tentang Terminology Perjanjian
  2. Klausul baku yang harus ada dalam suatu perjanjian bisnis
  3. Klausul-klausul penting yang harus dicermati dalam mereview perjanjian bisnis
  4. Implikasi baik buruknya suatu perjanjian yang dapat membawa keuntungan dan kerugian bagi perusahaan (studi kasus)
  5. Cara-cara pembuatan dan penyusunan perjanjian yang baik serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan
  6. Latihan penyusunan perjanjian dan dokumen hukum lain yang terkait

Trainer
Fachri Ferdian Fachrul, SH, MH

(Praktisi Hukum Khusus Litigasi dan Pasar Modal)

Fachri Ferdian Fachrul adalah seorang instruktur dan konsultan independen pada berbagai training center, organisasi bisnis dan lembaga pelatihan. Ia memulai karirnya dengan bekerja sebagai seorang Legal Officerdi sebuah perusahaan penerbangan nasional hingga menjadi seorang Rekan (partner) pada sebuah lawfirm di Jakarta. Fachri Ferdian Fachrul juga pernah menjadi senior lawyer di sebuah lawfirm asing dan menjadi general manager bidang hukum (senior legal advisor) di PT Adaro Energy Tbk.

Tahun 1994, Fachri Ferdian Fachrul memulai karir di PT Sempati Air, sebuah perusahaan penerbangan sebagai legal officer. Kemudian ia bekerja sebagai seorang lawyer di Minang Warman Sofyan & Associates, Soebagjo Jatim & Djarot, dan Blake Dawson Waldron yang berkantor di Australia. Ia pernah menjadi General Manager bidang hukum di PT Adaro Energy Tbk., dan saat ini ia juga menjadi seorang Rekan (Partner) di Radjiman Billitea & Partners sebuah lawfirm di Jakarta. Selain itu ia juga memiliki Lembaga Kajian Hukum & Lingkungan Hidup, sebuah lembaga yang memiliki fokus pada hukum dan lingkungan hidup di Indonesia.

Fachri Ferdian Fachrul adalah juga seorang advokat dan konsultan hukum pasar modal dimana ia juga adalah anggota dari Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) dan Perhimpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).

Fachri Ferdian Fachrul mempunyai ijasah Sarjana Hukum dan Master Hukum yang keduanya dari Universitas Indonesia.  Selain itu ia juga sangat berminat dan sering mengikuti berbagai seminar dan pelatihan yang berkaitan dengan masalah hukum yang berkaitan dengan perusahaan, perbankan, lingkungan hidup, ketenagakerjaan, investasi, dan marketing.

Fokus Audience

  • In-House Lawyer
  • Corporate Lawyer
  • Sarjana Hukum
  • Mahasiswa Hukum
  • Umum

Note :
Pada hari kedua workshop, peserta akan di bagi dalam kelompok dan masing – masing kelompok diharapkan membawa satu laptop.

Investasi
Rp. 3.250.000, -  (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
Rp. 3.500.000, -  (Reg 2 week before training; payment 1 week before training)
Rp. 3.950.000, -  (On The Spot; payment at the latest training)
Rp. 4.345.000, -  (Full Fare)

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

5S in Manufacturing – Pondasi Dasar menuju World Class Manufacturing

5S in Manufacturing  – Pondasi Dasar menuju World Class Manufacturing

Tanggal
Monday, 9 June 2014
Thursday-Friday, 21-22 August 2014
Monday, 27 October 2014
Monday, 8 December 2014

Tempat
Swiss-Belhotel / Hotel Harris, Jakarta *

FEE :
Rp. 1.500.000,- (Group; REG for 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 1.750.000,- (Early Bird; REG before H-7; payment before H-7)
Rp. 2.250.000,- (On The Spot; payment on the day)
Rp. 2.475.000,- (Full fare)

Pendahuluan
5S adalah suatu istilah dalam Bahasa Jepang yang merupakan singkatan dari Seiri – Seiton – Seiso – Seikutse – Shitsuke yang dapat diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi 5R yaitu         Ringkas – Rapi – Resik – Rawat – Rajin.
5S adalah suatu konsep pengorganisasian lingkungan tempat kerja menjadi suatu lingkungan yang tertata rapi, terstruktur dan tervisualisasi sehingga akan menghasilkan ritme Kerja yang efisien, cepat dan tepat sehingga akan berdampak pada Produktivitas yang tinggi dan Mutu yang Stabil sesuai dengan keinginan pelanggan (Customer Satisfaction).

  • Dengan 5S, suasana bekerja akan lebih nyaman
  • Dengan 5S, Productivitas akan naik rata-rata 30% bahkan sampai dengan 60%
  • Dengan 5S, Break Down mesin bisa di tekan sampai dengan Zero Break Down
  • Dengan 5S, Defect / Reject ratio akan turun sampai dengan 50%
  • Dengan 5S, Zero Delay akan tercapai

Dengan telah diterapkannya 5S di dalam lingkungan kerja maka suatu perusahaan akan siap untuk menerapkan program-program peningkatan performance perusahaan lainnya seperti TPM (Total Productive Maintenance), TQM (Total Quality Management) serta JIT (Just In Time).

Sehingga dapat dikatakan 5S adalah Pondasi / Dasar suatu perusahaan untuk menuju Worl Class Company

Pokok Bahasan:

  1. Konsep 5S, Definisi dan Sasaran 5S
  2. Mengapa harus 5S
  3. Penerapan 5S di pabrik yang terdiri dari Seiri – Seiton – Seiso – Seiketsu – Shitsuke
  4. Organisasi dan Peran Karyawan dalam penerapan 5S
  5. Langkah-langkah penerapan 5S
  6. Identifikasi area improvement
  7. Alat-Alat bantu dalam penerapan 5S
  8. Bagaimana membuat program dan implementasi 5S
  9. Bagaimana me-maintain implementasi 5S
  10. Kunci Sukses Penerapan 5S

Metode Pelatihan
Dialog Interaktif / Sharing
Diskusi Grup
Latihan di Kelas
Study Kasus

Lama Pelatihan
1 hari (7 jam)

Sasaran Peserta Pelatihan
Operator, Teknisi, Staff / Officer, Supervisor sampai dengan Manager

Workshop Leader :
Indro Agung Handoko
Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.
Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan.

Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  1. Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  2. Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  3. Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  4. Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  5. Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.
  6. Sekarang sudah bergabung dengan ISSI Training dan Selnajaya Training sebagai Ascociate Trainer dan Productivity Consultant.

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

alat bantu supervisor dalam megolah manajemen hotel (1), cara membuat presentasi seiri seiton (1), istilah jepang yang dianut kaizen seiton pt astra internasional (1), kaizen implementasi dan dampaknya pada industri samsung (1), konsep 5S marketing (1), philosopy dan keuntungan 5S dalam TPM (1), tips merapihkan file kantor metode kaizen (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Strategi Negosiasi Untuk Purchasing

Strategi Negosiasi Untuk Purchasing

Tanggal
06 – 07 Juni 2014
10 – 11 Oktober 2014

Tempat

Aryaduta Hotel / Grand Flora Hotel*

Investasi

  • Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

Kemampuan bernegosiasi merupakan hal penting yang harus dikuasai oleh staf Purchasing dan komite pembelian, karena keterbatasan skill saat melakukan negosiasi dengan Supplier/Kontraktor/Seller membuat proses negosiasi berjalan tidak imbang.

Oleh karena itu sangatlah penting membekali para Professional dengan metode dan strategi negosiasi, sehingga perusahaan akan memperoleh produk dan jasa yang diperlukan dari supplier terpilih dengan kondisi the best bid with; best prices, best quality, serta best terms and conditions.

MANFAAT PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk:

  1. Melakukan perencanaan dan strategi  negosiasi
  2. Memahami standar etika bernegosiasi
  3. Memahami metode melakukan analisa penawaran berdasarkan hasil sourcing serta terms and conditions yang diperoleh
  4. Mengevaluasi kekuatan dan kelemahan lawan
  5. Melakukan negosiasi dengan supplier tanpa terpengaruh bias penampilan dan strategi mereka.

METODE PELATIHAN
Class presentation, discussion, study analysis, dan video presentation, dengan konsep:

  • 20% teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices dan benchmarking antar industri
  • 40% studi kasus nyata dan diskusi brainstorming antara trainer dengan peserta

TARGET PESERTA
Para Profesional di bidang:

  1. Supply Chain/Logistik, Procurement/Purchasing, PPIC, Produksi, Komite Pembelian
  2. GA, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan
  3. Project Manager, Internal Auditor
  4. Supervisor/Manager yang terlibat dalam proses negosiasi dengan kontraktor dan pemasok.
  5. Yang  ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini.

OUTLINE PELATIHAN
Days 1:
1.   Negotiation Skills Review
2.   Limitation and Restriction
3.   Negotiation Strategy
4.   Negotiation Tool Kits
5.   Discussion Sharing and Case Study

Days 2:
6.   Sourcing Analysis
7.   Negotiation Terms
8.   Amendment, Cancellation, and Dispute
9.   Handling Difficult Supplier
10. Role Play Simulation and Closing Review

Pembicara
Deni Danasenjaya, SE. MM.
Telah bekerja dalam bidang logistik dan operasi perbankan sejak tahun 1995. Sejalan dengan itu pengalaman dia telah menjalankan berbagai program pelatihan di SCM, HSE serta strategi pengadaan logistik dan telah menulis beberapa artikel dan tulisan dengan topik di manajemen, biaya tersembunyi dalam distribusi dan transportasi, ISO 14000 dan logistik. Dia menghabiskan beberapa tahun bekerja sebagai Asisten Senior PT. Bank Inter-Pacific Tbk. sedangkan sebelumnya ia bekerja di PT. Bank Niaga Tbk dan Perusahaan Jasa Penyedia Logistik di Jakarta.

 

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Hazard Identification & KYT Training

Hazard Identification & KYT Training
Cara simple penanganan dan pencegahan bahaya

Tanggal
Friday, 9 May 2014
Thursday, 10 July 2014
Monday, 29 September 2014
Wednesday, 12 November 2014

Pukul
09.00-16.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

FEE :
Rp. 1.500.000,- (Group; REG for 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 1.750.000,- (Early Bird; REG before H-7; payment before H-7)
Rp. 2.250.000,- (On The Spot; payment on the day)
Rp. 2.475.000,- (Full fare)

Pendahuluan
Bahaya yang yang terjadi dalam suatu proses produksi akan menimbulkan Break Down pada saat itu juga (Suddenly Break Down) dan lama penanganannya tidak ada yang mampu mempredeksikannya, tergantung dari kerusakan yang terjadi. Belum lagi kalau bahaya tersebut mengakibatkan kecelakaan pada manusia.

Di dalam training ini akan dipaparkan secara simple dan praktis bagaimana mengelola dan mengidetifikasi bahaya yang akan terjadi melalui metode “Safety Problem Finding” serta melatih kepekaan kita terhadap kemungkinan bahaya yang akan terjadi di kemudian hari melalui KYT Training (Kiken Yochi Training).

Melalui 2 metode ini bahaya akan dapat dicegah dan juga personel yang menjalankan mesin akan menjadi lebih peka terhadap kemungkinan-kemungkinan bahaya yang akan terjadi sehingga pada akhirnya Zero Accident dapat tercapai dan Productivitas akan meningkat.

Pokok Bahasan

  • Sejarah Perkembangan Dunia Industri
  • Tujuan Penjaminan Keamanan (= Ensuring Safety )
  • Safety System
  • Pembuatan prosedur Start up dan Shut Down mesin
  • Ilustrasi 3 Dimensi
  • Pembuatan Safety Map
  • Identifikasi, Pengelompokan dan Penanganan Safety Problem Finding
  • Apa itu KYT
  • Cara dan Metode pembuatan serta implementasi KYT
  • Eliminasi Unnecessary Item Finding
  • Apa itu OPL (One Point Lesson)

Metode Pelatihan
Seminar / In Class Training / In house Training

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di kelas & Case Study

Lama Pelatihan
Seminar / In Class Training >>> 1 hari (7 jam)

Sasaran Peserta Pelatihan

  • Teknisi / Supervisor / Foreman Maintenance / Engineering
  • Operator mesin / Line Leader / Kepala Regu / Supervisor Produksi
  • Dan lain-lain.

Workshop leader :
Muhammad Syahreza, ST.
Praktisi & trainer yang mempunyai pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang Plant Engineering bagian Proyek dan Fasilitas. Sebagai Perencana dan Kordinator untuk tata letak/tata ruang/plant layout di PT. NOK Indonesia, Perusahaan Manufaktur Spare Part Otomotif PMA Jepang, telah mengantarkan perusahaan tempat beliau berkarya mendapat predikat Plant paling efisien dilingkungan NOK Group seluruh dunia. Sampai saat ini dipercaya sebagai Kordinator Proyek untuk Ekspansi Perusahaan di PT. NOK Indonesia. Beliau juga Praktisi dan Trainer untuk Konservasi Energi.

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

cara penanganan limbah cair & B3 sesuai undang-undang untuk pekerjaan offshore dan onshore (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Reliability Assessment : Provide you with knowledge and skill of reliability assessment and evaluation in order to control the risk of failure

Reliability Assessment : Provide you with knowledge and skill of reliability assessment and evaluation in order to control the risk of failure

Tanggal
19 – 20 Mei 2014
03 – 04 Juli 2014
05 – 06 September 2014
06 – 07 November 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi / Swiss-Belhotel, Jakarta

The course provides the basic of philosophy, principles and concepts, and then introduce the techniques and methodology of reliability assessment and evaluation as applied to mechanical components, equipment, and mechanicalplant systems and sub-systems.

To improve the understanding of failures as related to their nodes, causes and effect, and then develop counter measures to control the risk of failure.

How You Will Benefit

  • Understand the concept of reliability
  • Understand the role of reliability assessment in reliability management
  • Learn alternatives techniques in Reliability Assessment and Evaluation, suchs as FMEA, ETA, FTA and RBD
  • Find out how to use Weibull Analysis to make reliability predictions
  • Able to Measure Availability Prediction using Montecarlo Simulation

Course Outline

  • Introduction
    • Implications of equipment reliability
    • Definition of equipment reliability
    • Reliability and rates of failures
  • Methods of Analysis
    • Failures Modes and Effects Analysis (FMEA)
    • Event Trees Analysis (ETA)
    • Fault Trees Analysis (FTA)
    • Reliability Block Diagram (RBD)
  • Reliability prediction : Weibull Analysis
  • System Availability Measurement: Montecarlo Simulation

Who Should Attend
Maintenance, engineering and operations personnel involved in improving reliability, availability, condition monitoring, and maintainability of process equipment and systems.

Workshop Leader
Ir. Rahmat Priyo Handono, MM
Rahmat adalah seorang praktisi dan trainer di bidang teknik industri dan manajemen. Setelah lulus dari ITB Bandung jurusan Teknik Industri dan Magister Management dari PPM Jakarta, ia bekerja di sebuah perusahaan asing. Kemudian bersama dengan beberapa rekan alumi ITB, ia mendirikan dan membesarkan sebuah perusahaan pemasok genset system yang sempat menguasai pasar telekomunikasi di Indonesia dan telah bekerjasama dengan PT Excelcomindo, PT Indosat, PT Telkom, PT Telkomsel, Bakrie Telecom, Smart Telecom dan HCPT dalam deployment jaringan mereka, khususnya dalam penyedian back up power. Selama mengembangkan perusahaan miliknya itu, ia mendapatkan pengalaman praktis yang luas di bidang management operasi, financial dan sumber daya manusia. Saat ini ia juga aktif sebagai professional trainer di beberapa lembaga trainer dan telah berpengalaman memberikan berbagai topic training untuk perusahaan-perusahaan seperti Chevron, Total, Holcim, Star Energy, Indoenesian Power dan Viar.

Investasi
Rp. 3.050.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
Rp. 3.250.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
Rp. 3.750.000, – (On The Spot; payment at the last training )
Rp. 4.125.000, – (Full Fare)

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

Soal posttest training danamon (4), asisten k3 pt swakarsa sinar sentosa (1), pelatihan audit internal ispo mei 2014 (1), pelatihan bidan 2014 (1), sop ijin lingkungan (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Human Error in Safety Implementation

Human Error in Safety Implementation

Tanggal
8 May 2014

Pukul
09.00-16.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi
Rp 1.500.000    REG for 3 person/more; payment before 1 May 2014
Rp 1.750.000    REG before 24 Apr 2014; payment before 1 May 2014
Rp 2.250.000    On The Spot; payment at the latest 8 May 2014
Rp 2.475.000    Full fare

Latar Belakang
Identifikasi kebutuhan pengetahuan safety yang berhubungan dengan pekerjaan karyawan memang penting. Setelah identifikasi tentu harus diikuti dengan pemenuhan atas gap persyaratan dengan kondisi aktual yang ada. Metode yang digunakan bisa berupa pelatihan, sosialisasi, safety meeting, pamflet, spanduk, sticker, dan sebagainya.

Namun ada yang lebih penting lagi yaitu menyangkut implementasi dari program safety yang telah dibuat. Jadi safety jangan hanya sekedar slogan atau jargon, tapi harus terimplementasi dengan baik, termasuk dukungan komitmen manajemen dalam pemenuhan sarana pendukungnya.

Dalam pelaksanaan program safety di suatu perusahaan / industri aktualnya selalu ditemukan beberapa hambatan yang berujung pada terjadinya incident atau accident.

Kasus incident / accident yang terjadi ternyata tidak berdiri sendiri. Dan factor penyebab utama yang sering terjadi adalah karena Human Error. Untuk itu sangat diperlukan mengenai pemahaman human error.To minimize error, we must understand of error itself.

Oleh karena itu pada pelatihan ini akan dibahas secara mendetail tentang masalah Human error sehingga manfaatnya akan sangat dirasakan, baik oleh karyawan itu sendiri maupun perusahaan.

Manfaat
Memahami berbagai hambatan dalam mengimplementasikan program safety di perusahaan, terutama yang berkaitan dengan hal – hal yang disebabkan oleh Human Error.

Mampu melakukan berbagai langkah antisipatif untuk meminimize error, sehingga berbagai incident / accident akibat hal tersebut bisa diminimalisir dan dihilangkan.

Materi Bahasan

  1. Error Models & Theories
  2. Dirty Dozen
  3. Lack of Communication & Teamwork
  4. Lack of Knowledge & Resources
  5. Lack of Awareness & Assertiveness
  6. Norms, Pressure & Complacency
  7. Distraction, Fatigue & Stress
  8. Types of Error
  9. Violations
  10. Implication of Error
  11. Avoiding and Managing Error
  12. Human Reliability
  13. Circadian Cycle
  14. Murphy’s Law

Metode
Pembelajaran andragogi dan latihan – latihan

Workshop Leader :
DR. Ir. Dede Farhan Aulawi, MM, CHT
Adalah praktisi SDM di sebuah BUMN dan akademisi di bidang pemberdayaan manusia dengan pengalaman lebih dari 18 tahun.

Pendidikan formal yang telah ditempuhnya diantaranya Politeknik Mekanik Swiss ITB, Manajemen perdagangan International, Teknik dan Manajemen Industri, Manajemen SDM, dan juga Business Intelligent di University Aix Marseille France menunjukkan ketertarikannya pada dunia bisnis dan pengembangan SDM.

Beliau telah memberikan banyak pelatihan di berbagai kota seperti Bandung, Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, Malaysia dan Hongkong.

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Alternatif Penyelesaian Sengketa di Pasar Modal Melalui Badan Arbitrase Pasal Modal Indonesia (BAPMI)

Alternatif Penyelesaian Sengketa di Pasar Modal Melalui Badan Arbitrase Pasal Modal Indonesia (BAPMI)

Tanggal
6-7 May 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Latar Belakang
Alternatif Penyelesaian Sengketa (”APS”) atau Alternative Dispute Resolution  adalah suatu cara penyelesaian sengketa disamping cara yang pada umumnya ditempuh oleh masyarakat (pengadilan). APS disebut juga alternatif penyelesaian di luar pengadilan (out-of-court dispute settlement), meskipun dewasa ini penerapan salah satu mekanisme APS, yakni Mediasi, telah pula diterapkan sebagai bagian dari proses persidangan perdata.

Perkembangan APS antara satu negara dengan negara lain berbeda-beda, namun selalu ada kaitannya dengan kondisi sosial, politik, ekonomi, hukum, ekonomi dan kelengkapan infrastruktur (teknologi dan transportasi) dari negara yang bersangkutan. Selain perbedaan kondisi, tetap ada kesamaan mengenai faktor pendorongnya, yakni sebagai akibat kebutuhan pelaku usaha mengenai penyelesaian yang efisien dari segi waktu dan biaya, dan sebagai akibat dari keterbatasan pengadilan dan demokratisasi hukum, serta sinergi dari kedua faktor pendorong tersebut.

Semangat dari Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal adalah perlindungan investor dan masyarakat melalui penyelenggaraan perdagangan Efek yang teratur, wajar dan efisien. Semangat ini yang senantiasa merembes dan tercermin dalam setiap peraturan dan kebijakan di bidang Pasar Modal. Dalam rangka itu pula Bapepam diberikan kewenangan serta tanggungjawab yang demikian besar oleh Undang-undang. Perlindungan investor dan masyarakat menjadi sangat penting karena jika tidak ada perlindungan terhadap mereka, maka mekanisme pasar menjadi tidak dapat berjalan secara optimal – pada akhirnya perdagangan yang teratur, wajar dan efisien tidak mungkin terwujud.

Perlindungan terhadap investor dan masyarakat antara lain dilakukan melalui kepastian dan penegakan hukum, pengawasan pasar, keterbukaan informasi, sistem dan biaya perdagangan yang efisien, kejelasan mekanisme dan produk perdagangan, penegakan etika bisnis dan standar profesi, dan yang tidak kalah pentingnya adalah perbaikan/penyempurnaan kelembagaan dari regulator, pelaku dan penunjang Pasar Modal.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mengimbau kepada pihak yang bersengketa di pasar modal untuk menggunakan jasa Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI) sebagai mediasi dan penyelesaiannya. Berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan, regulator pasar modal memang memiliki kewenangan yang lebih besar terutama dalam aspek penyelesaian sengketa dibandingkan Bapepam-LK.

Keadaan perkembangan APS di Indonesia, dan juga bahkan perkembangan BAPMI di Pasar Modal, seharusnya menjadi perhatian kita semua karena sesungguhnya mencerminkan keadaan (permasalahan) pada bagian lain negara ini. Mencari jalan keluar untuk mendorong APS di Indonesia bukanlah pembicaraan mengenai rivalitas antara APS dengan pengadilan, namun justru untuk membantu kerja pengadilan sendiri, membantu para pencari keadilan, membantu mengatasi ekonomi biaya tinggi, penguatan publik, kepastian hukum, dan lain-lain interkorelasi yang sangat banyak kemungkinan dampaknya.

Berdasarkan teori dan praktik, sudah selayaknya APS menjadi pilihan bagi setiap pelaku pasar untuk menyelesaikan persengketaannya karena APS menyediakan berbagai mekanisme yang bisa dipilih, yang paling cocok disesuaikan dengan kebutuhan, prosedurnya yang lebih sederhana, waktu dan biaya yang lebih efisien, kerahasiaan terjaga, dan ditangani oleh orang-orang yang ahli di bidangnya. Khusus untuk dibidang pasar modal, maka BAPMI juga amat perlu untuk diperhatikan.

Tujuan / Hasil Pelatihan

  • Peserta diharapkan akan dapat memahami tentang hukum pasar modal,  Alternatif Penyelesaian Sengketa dan BAPMI di Indonesia.
  • Peserta diharapkan akan dapat memahami tentang penyelesaian sengketa di bidang pasar modal dan akibatnya di Indonesia.
  • Peserta diharapkan akan dapat memahami proses beracara di BAPMI.
  • Peserta diharapkan akan dapat memahami dan memberikan informasi yg dibutuhkan oleh perusahaan dalam menyelesaikan sengketa di bidang pasar modal.
  • Peserta diharapkan dapat mengerti tentang kendala yang dihadapi serta keuntungan dalam memilih BAPMI.

Agenda Workshop

  • Dasar-Dasar Hukum Alternatif Penyelesaian Sengketa dan BAPMI Di Indonesia.
  • Penyelesaian Sengketa Di Bidang Pasar Modal Di Indonesia.
  • Masalah-Masalah Yang Dapat Menjadi Dasar Sengketa Di BAPMI.
  • Karakteristik Dan Tujuan BAPMI.
  • Kelebihan Dan Kekurangan BAPMI.
  • Masalah Pelaksanaan Eksekusi Terhadap Putusan BAPMI Di Indonesia.
  • Tatacara Beracara Di BAPMI.

Bentuk Pelatihan

  • Presentasi materi
  • Analisa kasus
  • Diskusi

Sasaran Peserta

  • Praktisi pasar modal
  • Sekretaris Perusahaan
  • Legal officer perusahaan
  • Praktisi hukum
  • Kantor akuntan
  • Perusahaan publik yang berminat dalam penyelesaian sengketa khususnya di pasar modal
  • Perusahaan sekuritas

Workshop Leader :
Fachri Ferdian Fachrul, SH, MH
Savitri Kusumawardhani, SH
Sampurno Budisetianto, SH, MH

Investasi
Rp. 3.250.000, -  (Registration 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 3.500.000, -  (Reg before H-14, payment before H-7)
Rp. 3.950.000, -  (Payment On The Spot)
Rp. 4.345.000, -  (Full Fare)

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Ergonomics for Excellent HSE Management

Ergonomics for Excellent HSE Management

Tanggal
Monday-Tuesday, 12-13 May 2014
Thursday-Friday, 4-5 September 2014
Thursday-Friday, 6-7 November 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi
Rp. 2.500.000,- (Group; REG for 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 2.750.000,- (Early Bird; REG before H-7; payment before H-7)
Rp. 3.250.000,- (On The Spot; payment on the day)
Rp. 3.575.000,- (Full fare)

Latar Belakang
Without ergonomics, HSE management is not enough. Ungkapan ini telah disampaikan oleh berbagai pakar dan praktisi HSE (Health, Safety dan Enviroment) atau K3L. Berbagai permasalahan HSE sering muncul, mulai dari near-miss hingga kecelakaan fatal, karena tidak diperhatikannya berbagai faktor manusia di berbagai lini operasi perusahaan (misalnya logistik, produksi, maintenance, pekerjaan kantor, dsb). Sentuhan ergonomi diperlukan dalam manajemen HSE.

Sayangnya, ergonomi sering disalah-artikan. Ergonomi dianggap mahal dan hanya dikaitkan dengan aspek kenyamanan kerja atau bagian kecil dari aspek industrial hygiene.  Padahal, tujuan ergonomi selaras dengan tujuan manajemen HSE yakni untuk menciptakan sistem kerja yang aman, sehat dan bahkan lebih produktif.  Dengan ergonomi, sistem kerja dipastikan dirancang sedemikian rupa dengan memperhatikan variasi pekerja dalam hal kemampuan dan keterbatasan (fisik, psikis, dan sosio-teknis). Semua rancangan dilakukan dengan pendekatan human-centered design (HCD), baik pada alat, mesin, tempat kerja, prosedur kerja, sistem informasi dan sistem organisasi.  Yang tentu semua itu akan membawa manfaat bagi bisnis perusahaan, karena ergonomic is economic.

Kenyataan di industri, banyak sekali sistem kerja yang tidak dirancang secara ergonomi yang harus menjadi perhatian dalam manajemen HSE. Kondisi berikut menunjukkan beberapa indikasi berikut:

  1. Sering terjadi accident atau near-accident
  2. Pekerja sering melakukan kesalahan (human error)
  3. Pekerja mengeluhkan adanya nyeri atau sakit pada leher, bahu, punggung, atau pinggang
  4. Pekerja terlalu cepat lelah dan butuh istirahat yang panjang
  5. Alat kerja atau mesin yang tidak sesuai dengan fisik pekerja
  6. Posisi kerja yang sering membungkuk dan menjangkau
  7. Lingkungan kerja yang tidak teratur, bising, pengap, atau redup
  8. Pekerja mengeluhkan beban kerja (fisik dan mental) yang berlebihan
  9. Komitmen kerja yang rendah
  10. Rendahnya partisipasi pekerja dalam sistem sumbang saran

Jika indikasi tersebut ditemui di perusahaan Anda, maka perusahaan Anda membutuhkan evaluasi dan intervensi ergonomi. Manajemen HSE sangat berperan untuk memulai suatu perubahan di perusahaan (menjadi champion) dengan melakukan pemetaan dan mengukur besaran resiko ergonomi yang ada saat ini untuk kemudian disampaikan kepada pimpinan puncak.

Sasaran
Secara spesifik, workshop ini diarahkan agar peserta:

  1. Mampu memahami dengan baik konsep prinsip-prinsip ergonomi dan peran utamanya dalam manajemen HSE
  2. Mampu memahami berbagai faktor resiko ergonomi beserta dampaknya, serta mampu mengkuantifikasinya
  3. Mampu melakukan evaluasi ergonomi (ergonomic assessment) dalam setiap aspek lini operasional perusahaan

Outline
Workshop ini akan membekali Anda dengan konsep dan teknik terbaru Ergonomi berupa:

  1. Filosofi ergonomi
  2. Faktor resiko ergonomi
  3. Musculoskeletal disorders
  4. Evaluasi penanganan material secara manual
  5. Evaluasi lingkungan fisik kerja
  6. Metode-metode ergonomics assessment (Nordic Questionnaire, REBA, QEC, HR-reserved)

Metode Penyampaian Workshop
Pelatihan ini akan sarat dengan pembahasan konsep, teknik-teknik dan disertai contoh penerapannya dalam praktek. Studi kasus yang disiapkan khusus oleh instruktur akan dimanfaatkan secara penuh untuk meningkatkan efektivitas workshop ini. Secara rinci, komposisi workshop ini adalah sebagai berikut :
•    Konsep (teori)         : 40%
•    Latihan/Simulasi   : 40%
•    Studi Kasus               : 20%

Target Peserta

  • Staf dan manajer K3L/HSE perusahaan, termasuk safety officer maupun industrial hygienist
  • Praktisi K3L
Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

indikasi kondisi kerja yang memerlukan ergonomi (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Studi Kelayakan Investasi Menggunakan Aplikasi Microsoft Excel

Studi Kelayakan Investasi Menggunakan Aplikasi Microsoft Excel

Tanggal
23 – 25 April 2014
26 – 28 Mei 2014
23 – 25 Juni 2014
15 – 17 Juli 2014
27 – 29 Agustus 2014
22 – 24 September 2014
27 – 29 Oktober 2014
24 – 26 November 2014
22 – 24 Desember 2014

Tempat
Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

Investasi

  1. Rp 5.950.000/peserta (bayar penuh)  atau
  2. Rp 5.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. Rp 5.500.000/peserta (grup, untuk 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

PENGANTAR :

Kunci keberhasilan suatu rencana investasi baru maupun pengembangan usaha yang telah ada tidak terlepas dari proses perencanaan yang komprehensif dengan memperhatikan semua komponen yang akan terlibat baik secara langsung maupun tidak. Langkah awal yang sebaiknya dilakukan selain melakukan evaluasi kondisi internal maupun eksternal, adalah proses penyusunan studi kelayakan investasi yang tepat, artinya rasional untuk dilaksanakan dan tentunya profit oriented pada akhirnya.

CAKUPAN MATERI TRAINING :

  1. Pengertian dan pengantar Investasi
  2. Investasi Pada Aktiva Tetap
  3. Arti Penting Investasi Pada Aktiva Tetap
  4. Bentuk – Bentuk Usul Investasi
  5. Konsekuensi – Konsekuensi Dalam Setiap Investasi
  6. Kebutuhan Dana Investasi
  7. Sumber Dana Investasi
  8. Konsep Penggunaan Modal
  9. Metode Penilaian Kelayakan Investasi
  10. Pengenalan fungsi-fungsi dasar dan utama Microsoft Excel yang berhubungan dengan proses penyusunan studi kelayakan investasi
  11. 11. Praktikum penyusunan studi kelayakan investasi dengan menggunakan Microsoft Excel
  12. Perancangan tampilan sederhana yang menarik disertai dengan penambahan tombol-tombol yang user friendly dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.
  13. Diskusi interaktif

DURASI DAN METODE TRAINING :

Pelatihan studi kelayakan investasi ini diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, dengan komposisi 2 (dua) hari materi awal dan pendukung proses penyusunan studi kelayakan investasi yang baik dan benar, serta 1 (satu) hari praktikum di laboratorium komputer dengan menggunakan aplikasi Microsoft excel. Dengan komposisi seperti demikian, diharapkan peserta pelatihan selain memahami seluruh seluk beluk proses penyusunan studi kelayakan investasi, juga sekaligus dapat membuat sebuah program aplikasi sederhana menggunakan Microsoft excel dan dapat dengan mudah melakukan evaluasi tanpa harus membuang waktu dan tenaga yang besar.

Instructor
OKTRI MOHAMMAD FIRDAUS, ST., MT And TEAM.
OKTRI MOHAMMAD FIRDAUS, ST., MT. Adalah master lulusan Teknik dan Management Industri ITB, kini sebagai Dosen dan Sekretaris Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Widyatama, Bandung. Jabatan lain sebagai Kepala Divisi Riset Logistic and Supply Center Universitas Widyatama Bandung, serta menjadi dosen untuk beberapa perguruan tinggi di Jawa Barat. Beberapa keahlian beliau dalam hal-hal sebagai berikut : SAP – Fundamentals,
Analisis Pengukuran Kerja, komputerisasi pergudangan, Perancangan Sistem Kerja & Ergonomi, Supply Chain Management, Project management, Manajemen Perawatan & Operasional, Perencanaan dan Perancangan Produk, Strategi Operasi & Integrasi, Pemodelan Sistem dll. Selain pemakalah dalam seminar internasional dan nasional Knowledge Management Based On Expert System, Proceeding Asia Pasific Industrial Engineering and Management, beliau juga kerap menjadi instruktur pelatihan untuk perusahaan-perusahaan besar seperti : Chevron Pacific Indonesia, Freeport, Sandvik, Exxon Mobil, Pertamina, PT. Kaltim Prima Coal (KPC), Adaro, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Bank CIMB Niaga, PT. Pupuk Sriwijaya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Direktorat Metrologi, PT. Telkom , Pikiran Rakyat, KIE Bontang, dan lain-lain.

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

seminar penyusunan studi kelayakan (1), training penilaian kelayakan usaha (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Increasing Manufacturing Profit : by Lego Assembly Line Simulation Training

Increasing Manufacturing Profit : by Lego Assembly Line Simulation Training

Tanggal
23 – 24 Juni 2014
25 – 26 September 2014
11- 12 Desember 2014

Lama Pelatihan
2 hari (14 jam)

Tempat
Swiss-Belhotel / Hotel Harris, Jakarta

Increasing Manufaturing Profit by “Lego Assembly Line Simulation Training” adalah sebuah design training program terbaru yang diciptakan untuk mem”visualisasi”kan kinerja sebuah Company ke dalam sebuah Simulasi suatu Assembly Line.

Attractive…., itulah sebutan yang paling tepat untuk model training terbaru ini. Karena di dalam training ini para peserta training akan bermain dengan menggunakan lego untuk mengassembly sebuah “product” (ala operator) dengan menggunakan metode dan konsep Plant Manufacturing.

Setelah bermain, para peserta training akan berlatih menghitung berapa Production Cost yang dikeluarkan dalam menciptakan sebuah produk. Selain itu peserta training juga akan akan menghitung Management Index yang lain seperti: berapa Added Value dari sebuah produk, berapa BEP yang dibutuhkan dan berapa persen Profit Ratio yang dihasilkan.

Selain itu lebih detail lagi, peserta training juga akan menghitung Component of Cost dari sebuah “produk” seperti Production Time, Operator Charge, Assembly Processing Cost serta Machine Depreciation.

“Improvement is never Ending”. Sebuah pepatah yang patut untuk di implementasikan. Untuk itu, setelah peserta training memahami cara menghitung berbagai Management Index yang merupakan indikasi performance dari sebuah company, peserta training akan di latih untuk melakukan improvement manufaturing cost dari sisi Production Cost melalui “Improvement Metode Kerja” atau dalam bahasa Jepangnya di kenal dengan istilah “Gemba Kaizen”.

Production Cost yang rendah adalah merupakan daya saing tersendiri bagi sebuah company yang tidak gampang ditiru oleh company yang lain.

“Creative” adalah salah satu kata kunci yang dapat menjamin kelangsungan hidup sebuah company di masa depan.

Untuk itu, peserta training selanjutnya juga akan diberi bekal tentang apa itu “Value Engineering”. Kreativitas yang dikeluarkan setelah memahami Value Engineering akan langsung diimplementasikan ke dalam Simulasi Assembly Line dan tentunya akan dapat dihitung langsung keuntungan yang di dapat melalui Value Engineering. Simulasi dengan memasukkan ilmu “Value Engineering” merupakan Final Project dari training ini.

Karena peserta training ini adalah dari berbagai macam departemen dalam sebuah company maka diharapkan masing-masing peserta training juga dapat lebih memahami proses dan biaya proses dari masing-masing bagian / departemen sehingga secara keseluruhan dapat berkontribusi dalam menurunkan biaya suatu product (COGS suatu product ).

Training ini akan dijalankan dengan metode grup (minimal 2 grup dengan masing-masing grup minimal 5 orang). Dengan adanya metode grouping ini maka suasana training akan lebih hidup karena 2 atau 3 group tersebut akan berlomba siapa yang menang (Profit lebih besar) dalam menjalankan sebuah “Mini Company”.

Metode Training

  1. In Class Training / Seminar
  2. Diskusi Grup
  3. Latihan di Kelas
  4. Project Simulation (4 kali exercise, Basic – Final Project) dengan menggunakan permainan Lego

Sasaran Peserta
Manager & Supervisor (minimum) dari berbagai bidang departemen seperti Production, Engineering / Maintenance, Production Engineering, PPIC, Purchasing, QA/QC, Marketing, Finance, dll.

Workshop Leader :
Indro Agung Handoko,
Indro Agung telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan menerapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan.

Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  • Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  • Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  • Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  • Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  • Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.

Investasi

  • Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

AUDIT INTERNAL RSPO (ROUNTABLE SUSTAINABLE PALM OIL) & ISPO (INDONESIA SUSTAINABLE PALM OIL)

AUDIT INTERNAL RSPO (ROUNTABLE SUSTAINABLE PALM OIL) & ISPO (INDONESIA SUSTAINABLE PALM OIL)

Tanggal
14 – 15 April 2014
12 – 13 Juni 2014
21 – 22 Agustus 2014
16 – 17 Oktober 2014
18 – 19 Desember 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

PENTINGNYA AUDIT RSPO & ISPO
Perusahan perkebunan kelapa sawit dan pabrik Kelapa sawit, dituntut harus menerapkan dan bersertifikat RSPO dan ISPO. Hal tersebut berdasarkan tuntutan pembeli / buyer (Supermarket terbesar di Swiss “Migros”) , LSM  (miasl Sawit Watch ) dan pemerintah.

Memenuhi kewajiban menerapkan ISPO sesuai dengan PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 19/Permentan/OT.140/3/2011, bahwa Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit dalam waktu paling lambat sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 harus sudah melaksanakan usaha sesuai dengan ketentuan Peraturan ISPO

TUJUAN
Program bertujuan membantu perserta pelatihan  untuk :

  • Memahami pentingnya Audit RSPO dan ISPO
  • Memahami persyaratan persyaratan RSPO dan ISPO
  • Memahami Dasar dasar audit
  • Memahami perencanaan audit,
  • Memahami pelaksanaan audit,
  • Memahami tindak lanjut audit,

MATERI PELATIHAN

  1. Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
    • Prinsip Prinsip RSPO Dan ISPO
    • Pemahaman per Kriteria Dan Indiikator RSPO Dan ISPO
  2. Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait RSPO & ISPO
    • Peraturan terkait Perijinan
    • Peraturan terkait Pengelolaan Lingkungan
    • Peraturan terkait Manajemen Kebun
    • Peraturan Terkait K3
  3. Dasar Dasar Audit
    • Pengertian audit
    • Isitlah istilah dalam Audit
    • Prinsip Audit
    • Tahapan Audit
    • Prosedur audit
    • Perencanaan audit
    • Penyusunan Program audit
    • Pembentukan tim
    • Uraian tugas auditor
    • Penyusunan daftar periksa/cheklist
    • Penyusunan Rencana audit
    • Studi kasus perencanaan audit
  4. Pelaksanaan audit
    • Tahapan audit
    • Teknik  audit
    • Teknik wawancara
    • Teknik Pemeriksaan data/dokumen
    • Teknik Pemeriksaan lapangan
    • Teknik Pengamatan kegiatan
    • Teknik Pengujian
    • Penulisan Hasil audit
    • Studi kasus
  5. Tindak Lanjut Audit
    • Penulisan Tindakan Koreksi
    • Penulisan Laporan Audit
    • Pelaksanaan tindakan koreksi
    • Pemantauan hasil Tindakan Koreksi
    • Verifikasi hasil Tindakan Koreksi
    • Validasi hasil tindakan koreksi
    • Studi kasus
  6. Test Awal (pre test)
    • Tujuan untuk mengetahui kondisi awal wawasan dan pengetahuan   peserta terhadap Audit Internal RSPO & ISPO
    • Memahami tingkat pengetahuan awal setiap peserta, mengukur beberapa kesenjangan pengetahuan peserta, dimana dapat menjadi bahan pembahasan  selama pelatihan
    • Diberikan soal berupa 10 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)
  7. Test Akhir (Post test)
    • Tujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan peserta (penyerapan) terhadap materi pelatihan Audit Internal RSPO & ISPO   yang telah disampaikan  dan  tingkat efektivitas hasil pelatihan
    • Diberikan soal berupa 20 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)

METODA
Pelatihan  dijalankan dengan metoda :

  • Penyampaian materi
  • Diskusi
  • Contoh Penerapan
  • Workshop/simulasi

HASIL AKHIR
Dari  Program yang dijalankan diharapkan hasil yang akan dicapai adalah :

  • Peserta  memahami RSPO & ISPO
  • Peserta memahami metoda dan tahapan Audit Internal  RSPO & ISPO

PESERTA
Peserta terdiri dari Direktur/pimpinan Perusahaan, General Manajemen/ Manajer SeniorPara Manajer, Para Supervisor atau wakil setiap fungsi/bagian/proses bisnis yang ada.

Materi Pelatihan
Pelatihan dilakukan selama dua (2 ) hari dengan jadwal pelatihan sebagai berikut :

Hari Pertama
1.    Pembukaan dan Test awal Peserta Pelatihan
2.    Dasar dasar Audit Internal
3.    Perencanaan Audit Internal
4.    Persyaratan RSPO & ISPO
5.    Pengenalan Peraturan perundangan terkait RSPO & ISPO
6.    Simulasi Workshop Perencanaan Audit

Hari Kedua:
1.    Review hari pertama  Dan Test hari kedua
2.    Pelaksanaan Audit Internal
3.    Simulasi Workshop Pelaksaan Audit
4.    Tindak Lanjut  Audit Lingkungan Internal
5.    Simulasi Workshop Tindak Lanjut  Audit
6.    Test  akhir peserta  pelatihan

Workshop Leader :
Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM.
Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan dan lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional dan pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International,dan  PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini dan Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)

Training Fee
Rp. 2.750.000, -  (Registration 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 3.050.000, -  (Reg before H-14, payment before H-7)
Rp. 3.450.000, -  (Payment On The Spot)
Rp. 3.795.000, -  (Full Fare)

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

MATERI PELATIHAN K3 UNTUK KONTRAKTOR TERKAIT RSPO (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Comprehensive HRIS (Human Resources Information System)

Comprehensive HRIS (Human Resources Information System)

Tanggal
Tuesday-Wednesday, 13-14 May 2014
Thursday-Friday, 5-6 June 2014
Thursday-Friday, 10-11 July 2014
Monday-Tuesday, 11-12 August 2014
Thursday-Friday, 4-5 September 2014
Thursday-Friday, 23-24 October 2014
Thursday-Friday, 6-7 November 2014
Thursday-Friday, 18-19 December 2014

Pukul
09.00-16.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi
Rp. 3.250.000, -  (Registration 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 3.500.000, -  (Reg before H-14, payment before H-7)
Rp. 3.950.000, -  (Payment On The Spot)
Rp. 4.345.000, -  (Full Fare)

Pendahuluaan
Salah satu peran HR yang sangat penting adalah menjadi “Administrative Expert” yang terampil mengelola semua data sumber daya manusia dengan baik dan mampu menyajikannya kepada manajemen saat itu juga (on real time basis) serta memungkinkan B2E (Business to Employee), sehingga setiap karyawan mengakses data pribadinya seperti:  data pribadi, absensi, cuti, karir, gaji, penilaian karya dll.

Kemahiran pengelolaan data sumber daya manusia secara akurat, rapi dan tepat waktu ini meningkatkan efisiensi kerja dan memungkinkan para pemangku jabatan HR, sehingga bisa lebih memusatkan pikirannya bagi pengembangan manusia dan menjadi “Strategic Partner”.

Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan para peserta  mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam merancang HRIS dengan meletakan prinsip-prinsip dasar-nya dan membawa peserta lebih siap untuk menjalani posisinya sebagai HRIS Project Manager.

Objective:

  1. Peserta mengetahui bagaimana merancang cetak biru ”HRIS” yang disesuaikan dengan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan.
  2. Peserta mengetahui dasar-dasar merancang HRIS dan aplikasinya, dimulai dari meramu, menginformasikan dan melaksanakannya sesuai dengan pertumbuhan perusahaan

Outline:
Day 1 : Inti HRIS

  • Memahami dan mendefinisikan kebutuhan atas HRIS
  • Apakah HRIS
  • Model Holistic HRIS
  • Mengkondisikan lingkungan yang tepat
  • Memulainya – ”Just do it”

Day 2:  TOOLS and TECHNIQUES

  • Merancang cetak biru dan proses selangkah demi selangkah
  • Belajar dari rekan Anda – seseorang telah melakukannya
  • Belajar sambil melakukannya – waktu untuk merefleksikan
  • Meramu informasi
  • Mengimplementasikannya dan atributnya
  • Memelihara dan melakukan perbaikan berkesinambungan
  • Mengkomunkasikan nilai HRIS
  • HRIS dan Change Management
  • Penerapan HRIS yang terbaik

Workshop Leader :
Cecilia Sri Hayani

Memiliki sertifikasi HR dan memiliki pengalaman sebagai professional HR di berbagai jenis industri multinasional selama lebih dari 15 tahun.  Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Regional HR Operation, Business Affairs/Administration Manager,  Organization Support Manager dan People Manager.  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan international dan regional.

Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini diperkaya dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR Consultant untuk berbagai industri.

 

Pendaftaran Online | pelatihanhrd.com
  1. Judul Training di atas bisa dijadikan sebagai topik INHOUSE TRAINING. Jika Anda membutuhkan bantuan free konsultasi bisa hubungi (021) 4449 5051 / 08998121246
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

contoh pelatihan head operational (1), contoh penerapan HRIS pada pelatihan (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon