Studi Kelayakan Investasi Menggunakan Aplikasi Microsoft Excel

Studi Kelayakan Investasi Menggunakan Aplikasi Microsoft Excel

Tanggal
23 – 25 April 2014
26 – 28 Mei 2014
23 – 25 Juni 2014
15 – 17 Juli 2014
27 – 29 Agustus 2014
22 – 24 September 2014
27 – 29 Oktober 2014
24 – 26 November 2014
22 – 24 Desember 2014

Tempat
Hotel Kagum Group Bandung (Golden Flower, Banana Inn, Grand Seriti, Carrcadin, Amaroossa, Grand Serela, Gino Feruci, Verona Palace, Malaka, Zodiac Taurus)

Investasi

  1. Rp 5.950.000/peserta (bayar penuh)  atau
  2. Rp 5.750.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training) atau
  3. Rp 5.500.000/peserta (grup, untuk 3 peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

PENGANTAR :

Kunci keberhasilan suatu rencana investasi baru maupun pengembangan usaha yang telah ada tidak terlepas dari proses perencanaan yang komprehensif dengan memperhatikan semua komponen yang akan terlibat baik secara langsung maupun tidak. Langkah awal yang sebaiknya dilakukan selain melakukan evaluasi kondisi internal maupun eksternal, adalah proses penyusunan studi kelayakan investasi yang tepat, artinya rasional untuk dilaksanakan dan tentunya profit oriented pada akhirnya.

CAKUPAN MATERI TRAINING :

  1. Pengertian dan pengantar Investasi
  2. Investasi Pada Aktiva Tetap
  3. Arti Penting Investasi Pada Aktiva Tetap
  4. Bentuk – Bentuk Usul Investasi
  5. Konsekuensi – Konsekuensi Dalam Setiap Investasi
  6. Kebutuhan Dana Investasi
  7. Sumber Dana Investasi
  8. Konsep Penggunaan Modal
  9. Metode Penilaian Kelayakan Investasi
  10. Pengenalan fungsi-fungsi dasar dan utama Microsoft Excel yang berhubungan dengan proses penyusunan studi kelayakan investasi
  11. 11. Praktikum penyusunan studi kelayakan investasi dengan menggunakan Microsoft Excel
  12. Perancangan tampilan sederhana yang menarik disertai dengan penambahan tombol-tombol yang user friendly dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.
  13. Diskusi interaktif

DURASI DAN METODE TRAINING :

Pelatihan studi kelayakan investasi ini diselenggarakan selama 3 (tiga) hari, dengan komposisi 2 (dua) hari materi awal dan pendukung proses penyusunan studi kelayakan investasi yang baik dan benar, serta 1 (satu) hari praktikum di laboratorium komputer dengan menggunakan aplikasi Microsoft excel. Dengan komposisi seperti demikian, diharapkan peserta pelatihan selain memahami seluruh seluk beluk proses penyusunan studi kelayakan investasi, juga sekaligus dapat membuat sebuah program aplikasi sederhana menggunakan Microsoft excel dan dapat dengan mudah melakukan evaluasi tanpa harus membuang waktu dan tenaga yang besar.

Instructor
OKTRI MOHAMMAD FIRDAUS, ST., MT And TEAM.
OKTRI MOHAMMAD FIRDAUS, ST., MT. Adalah master lulusan Teknik dan Management Industri ITB, kini sebagai Dosen dan Sekretaris Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Widyatama, Bandung. Jabatan lain sebagai Kepala Divisi Riset Logistic and Supply Center Universitas Widyatama Bandung, serta menjadi dosen untuk beberapa perguruan tinggi di Jawa Barat. Beberapa keahlian beliau dalam hal-hal sebagai berikut : SAP – Fundamentals,
Analisis Pengukuran Kerja, komputerisasi pergudangan, Perancangan Sistem Kerja & Ergonomi, Supply Chain Management, Project management, Manajemen Perawatan & Operasional, Perencanaan dan Perancangan Produk, Strategi Operasi & Integrasi, Pemodelan Sistem dll. Selain pemakalah dalam seminar internasional dan nasional Knowledge Management Based On Expert System, Proceeding Asia Pasific Industrial Engineering and Management, beliau juga kerap menjadi instruktur pelatihan untuk perusahaan-perusahaan besar seperti : Chevron Pacific Indonesia, Freeport, Sandvik, Exxon Mobil, Pertamina, PT. Kaltim Prima Coal (KPC), Adaro, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Bank CIMB Niaga, PT. Pupuk Sriwijaya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Direktorat Metrologi, PT. Telkom , Pikiran Rakyat, KIE Bontang, dan lain-lain.

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

aplikasi HRD EXCEL (5), komposisi hrd (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Increasing Manufacturing Profit : by Lego Assembly Line Simulation Training

Increasing Manufacturing Profit : by Lego Assembly Line Simulation Training

Tanggal
23 – 24 Juni 2014
25 – 26 September 2014
11- 12 Desember 2014

Lama Pelatihan
2 hari (14 jam)

Tempat
Swiss-Belhotel / Hotel Harris, Jakarta

Increasing Manufaturing Profit by “Lego Assembly Line Simulation Training” adalah sebuah design training program terbaru yang diciptakan untuk mem”visualisasi”kan kinerja sebuah Company ke dalam sebuah Simulasi suatu Assembly Line.

Attractive…., itulah sebutan yang paling tepat untuk model training terbaru ini. Karena di dalam training ini para peserta training akan bermain dengan menggunakan lego untuk mengassembly sebuah “product” (ala operator) dengan menggunakan metode dan konsep Plant Manufacturing.

Setelah bermain, para peserta training akan berlatih menghitung berapa Production Cost yang dikeluarkan dalam menciptakan sebuah produk. Selain itu peserta training juga akan akan menghitung Management Index yang lain seperti: berapa Added Value dari sebuah produk, berapa BEP yang dibutuhkan dan berapa persen Profit Ratio yang dihasilkan.

Selain itu lebih detail lagi, peserta training juga akan menghitung Component of Cost dari sebuah “produk” seperti Production Time, Operator Charge, Assembly Processing Cost serta Machine Depreciation.

“Improvement is never Ending”. Sebuah pepatah yang patut untuk di implementasikan. Untuk itu, setelah peserta training memahami cara menghitung berbagai Management Index yang merupakan indikasi performance dari sebuah company, peserta training akan di latih untuk melakukan improvement manufaturing cost dari sisi Production Cost melalui “Improvement Metode Kerja” atau dalam bahasa Jepangnya di kenal dengan istilah “Gemba Kaizen”.

Production Cost yang rendah adalah merupakan daya saing tersendiri bagi sebuah company yang tidak gampang ditiru oleh company yang lain.

“Creative” adalah salah satu kata kunci yang dapat menjamin kelangsungan hidup sebuah company di masa depan.

Untuk itu, peserta training selanjutnya juga akan diberi bekal tentang apa itu “Value Engineering”. Kreativitas yang dikeluarkan setelah memahami Value Engineering akan langsung diimplementasikan ke dalam Simulasi Assembly Line dan tentunya akan dapat dihitung langsung keuntungan yang di dapat melalui Value Engineering. Simulasi dengan memasukkan ilmu “Value Engineering” merupakan Final Project dari training ini.

Karena peserta training ini adalah dari berbagai macam departemen dalam sebuah company maka diharapkan masing-masing peserta training juga dapat lebih memahami proses dan biaya proses dari masing-masing bagian / departemen sehingga secara keseluruhan dapat berkontribusi dalam menurunkan biaya suatu product (COGS suatu product ).

Training ini akan dijalankan dengan metode grup (minimal 2 grup dengan masing-masing grup minimal 5 orang). Dengan adanya metode grouping ini maka suasana training akan lebih hidup karena 2 atau 3 group tersebut akan berlomba siapa yang menang (Profit lebih besar) dalam menjalankan sebuah “Mini Company”.

Metode Training

  1. In Class Training / Seminar
  2. Diskusi Grup
  3. Latihan di Kelas
  4. Project Simulation (4 kali exercise, Basic – Final Project) dengan menggunakan permainan Lego

Sasaran Peserta
Manager & Supervisor (minimum) dari berbagai bidang departemen seperti Production, Engineering / Maintenance, Production Engineering, PPIC, Purchasing, QA/QC, Marketing, Finance, dll.

Workshop Leader :
Indro Agung Handoko,
Indro Agung telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan menerapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan.

Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  • Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  • Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  • Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  • Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  • Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.

Investasi

  • Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

AUDIT INTERNAL RSPO (ROUNTABLE SUSTAINABLE PALM OIL) & ISPO (INDONESIA SUSTAINABLE PALM OIL)

AUDIT INTERNAL RSPO (ROUNTABLE SUSTAINABLE PALM OIL) & ISPO (INDONESIA SUSTAINABLE PALM OIL)

Tanggal
14 – 15 April 2014
12 – 13 Juni 2014
21 – 22 Agustus 2014
16 – 17 Oktober 2014
18 – 19 Desember 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

PENTINGNYA AUDIT RSPO & ISPO
Perusahan perkebunan kelapa sawit dan pabrik Kelapa sawit, dituntut harus menerapkan dan bersertifikat RSPO dan ISPO. Hal tersebut berdasarkan tuntutan pembeli / buyer (Supermarket terbesar di Swiss “Migros”) , LSM  (miasl Sawit Watch ) dan pemerintah.

Memenuhi kewajiban menerapkan ISPO sesuai dengan PERATURAN MENTERI PERTANIAN NOMOR 19/Permentan/OT.140/3/2011, bahwa Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit dalam waktu paling lambat sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 harus sudah melaksanakan usaha sesuai dengan ketentuan Peraturan ISPO

TUJUAN
Program bertujuan membantu perserta pelatihan  untuk :

  • Memahami pentingnya Audit RSPO dan ISPO
  • Memahami persyaratan persyaratan RSPO dan ISPO
  • Memahami Dasar dasar audit
  • Memahami perencanaan audit,
  • Memahami pelaksanaan audit,
  • Memahami tindak lanjut audit,

MATERI PELATIHAN

  1. Persyaratan persyaratan RSPO & ISPO
    • Prinsip Prinsip RSPO Dan ISPO
    • Pemahaman per Kriteria Dan Indiikator RSPO Dan ISPO
  2. Pengenalan Peraturan dan Perundang-undangan terkait RSPO & ISPO
    • Peraturan terkait Perijinan
    • Peraturan terkait Pengelolaan Lingkungan
    • Peraturan terkait Manajemen Kebun
    • Peraturan Terkait K3
  3. Dasar Dasar Audit
    • Pengertian audit
    • Isitlah istilah dalam Audit
    • Prinsip Audit
    • Tahapan Audit
    • Prosedur audit
    • Perencanaan audit
    • Penyusunan Program audit
    • Pembentukan tim
    • Uraian tugas auditor
    • Penyusunan daftar periksa/cheklist
    • Penyusunan Rencana audit
    • Studi kasus perencanaan audit
  4. Pelaksanaan audit
    • Tahapan audit
    • Teknik  audit
    • Teknik wawancara
    • Teknik Pemeriksaan data/dokumen
    • Teknik Pemeriksaan lapangan
    • Teknik Pengamatan kegiatan
    • Teknik Pengujian
    • Penulisan Hasil audit
    • Studi kasus
  5. Tindak Lanjut Audit
    • Penulisan Tindakan Koreksi
    • Penulisan Laporan Audit
    • Pelaksanaan tindakan koreksi
    • Pemantauan hasil Tindakan Koreksi
    • Verifikasi hasil Tindakan Koreksi
    • Validasi hasil tindakan koreksi
    • Studi kasus
  6. Test Awal (pre test)
    • Tujuan untuk mengetahui kondisi awal wawasan dan pengetahuan   peserta terhadap Audit Internal RSPO & ISPO
    • Memahami tingkat pengetahuan awal setiap peserta, mengukur beberapa kesenjangan pengetahuan peserta, dimana dapat menjadi bahan pembahasan  selama pelatihan
    • Diberikan soal berupa 10 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)
  7. Test Akhir (Post test)
    • Tujuan untuk mengetahui tingkat penerimaan peserta (penyerapan) terhadap materi pelatihan Audit Internal RSPO & ISPO   yang telah disampaikan  dan  tingkat efektivitas hasil pelatihan
    • Diberikan soal berupa 20 soal, terdiri dari soal memilih (multiple Choice) dan soal essay (jawaban terbuka)

METODA
Pelatihan  dijalankan dengan metoda :

  • Penyampaian materi
  • Diskusi
  • Contoh Penerapan
  • Workshop/simulasi

HASIL AKHIR
Dari  Program yang dijalankan diharapkan hasil yang akan dicapai adalah :

  • Peserta  memahami RSPO & ISPO
  • Peserta memahami metoda dan tahapan Audit Internal  RSPO & ISPO

PESERTA
Peserta terdiri dari Direktur/pimpinan Perusahaan, General Manajemen/ Manajer SeniorPara Manajer, Para Supervisor atau wakil setiap fungsi/bagian/proses bisnis yang ada.

Materi Pelatihan
Pelatihan dilakukan selama dua (2 ) hari dengan jadwal pelatihan sebagai berikut :

Hari Pertama
1.    Pembukaan dan Test awal Peserta Pelatihan
2.    Dasar dasar Audit Internal
3.    Perencanaan Audit Internal
4.    Persyaratan RSPO & ISPO
5.    Pengenalan Peraturan perundangan terkait RSPO & ISPO
6.    Simulasi Workshop Perencanaan Audit

Hari Kedua:
1.    Review hari pertama  Dan Test hari kedua
2.    Pelaksanaan Audit Internal
3.    Simulasi Workshop Pelaksaan Audit
4.    Tindak Lanjut  Audit Lingkungan Internal
5.    Simulasi Workshop Tindak Lanjut  Audit
6.    Test  akhir peserta  pelatihan

Workshop Leader :
Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM.
Thomas Hidayat Kurniawan, Ir, MM. Seorang  Trainer dan konsultan yang Berpengalaman dalam Sistem Manajemen Mutu, Lingkungan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), RSPO, ISPO, COC FSC, SFM FSC, SCCS, dll selama 12 tahun. Pengalaman sebagai trainer dan konsultan telah   menangani berbagai perusahaan dan lembaga, baik swasta Nasional, Multinasional dan pemerintah, sebanyak lebih dari 80   perusahaan/Lembaga.  Perusahaan yang sudah ditangani sebagai trainer sebanyak lebih dari 80 perusahaan. Sebagai Konsultan sudah menangani  70 perusahaan. Untuk proses audit pernah melakukan audit pada 60 perusahaan. Selain itu memilki  jaringan dengan beberapa Lembaga Sertifikasi karena pernah melakukan proses audit   atas nama Lembaga Sertifikasi  BMTRADA,  Mutu Agung Lestari, TUV Rheinland International, Smartwood Rain Forest Alliance, BSI Management System (Verificator SOP RSPO).  Sebaga Auditor pernah bergabung di PT TUV Rheinland International,dan  PT Mutu Agung Lestari (BM Trada). Memiliki pengalaman bekerja dengan konsultan International South Pole Carbon Asset Management AG Swizerland , dalam proyek Crabon Trade REDD di Papua Nuigini dan Proyek AF RF di Philipina.Pendidikan formal S1 Dan S2 dari Institut Pertanian Bogor. Perusahaan yang pernah menjadi klien pelatihan diantaranya : PT Bakri Sumatera Plantation, PT Dharma Satya  Nusantara (Pam Oil and CPO), PT Swakarsa Sinar Sentosa (Palm Oil and CPO), PT BW Plantation, PT Sahabat Mewah Makmur PT ANJ AGRI, Belitung, PT Eramitra AGROLESTARI, PT Sumatera Bakrie Plantation, PT JAMBI AGRO WIJAYA,PT Sumatera Bakrie Plantation , PT Kalimantan Sawit Abadi, (Citra Borneo Indah Group), , PT Sawit Sumbermas sarana, (Citra Borneo Indah Group), PT Mitra Mendawai Sejati, (Citra Borneo Indah Group), PT Sawit Multi Utama, (Citra Borneo Indah Group), PT Tanjung Sawit abadi. (Citra Borneo Indah Group), PKS Sulung (Citra Borneo Indah Group), PKS Suayap (Citra Borneo Indah Group), PT PLN SEKTOR BUKITTINGG (PLTA Maninjau, PLTA Singkarak), PLTA Batang Agam), PT PLN Sektor Pandan Sibolga Sumatera Bagian Utara (PLTA Renun / Danau Toba, PLTA Sipan Sihaporas, 8 PLTM PLTM), PT Cipta Kridatama (Mining Company- Trakindo Group), PT BP Berau Ltd  ( LNG Gas), PT Total Kalimantan Timur  (Oil and Gas) , PT Kota Minyak Internusa (Oil and gas, PT Lematang Coal Industri (Mining), PT AKR Corporindo Tbk (Mining),   PT Angkasa Pura 2 (Pengelola Bandara ),PT PT Nike Indonesia, PT Nikomas Gemilang ,PT Pantjatunggal Knitting Mill,PT Trasindo Permai, (Transportaion service) , PT Grand Best (garment) , PT Gunung Garuda (Steel Manufacture) , Bank Resona Perdania (Bank) PT Cahaya Forx (Forex Trading), PT Garuda Indonesia (Air ways), PT Sucofindo (certification body, inspection), PT Tanjung Indah Plantation (sawit), PT Asuransi MSIG, (Insurance company), PT Thiess Contractor Indonesia (General Contractor), PT Tirta Gajah Mungkur (Water management),PT Indonesia Power PLTU  Uboh Banten (Power Plant), PT Trimegah Bangun Persada   (Nickle Mining), PT Indomining (Coal Mining), PT Antam Divisi Logam Mulia (pengolahan dan pemurnian Emas),PT Jakarta Container Terminal (PT JICT), PT Tripatra (Engeneering, Procurement, Construction),PT Eagle Burgman Indonesia (Manufacture Trading of Seal)

Training Fee
Rp. 2.750.000, -  (Registration 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 3.050.000, -  (Reg before H-14, payment before H-7)
Rp. 3.450.000, -  (Payment On The Spot)
Rp. 3.795.000, -  (Full Fare)

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Comprehensive HRIS (Human Resources Information System)

Comprehensive HRIS (Human Resources Information System)

Tanggal
24-25 April 2014

Pukul
09.00-16.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi
Rp. 3.250.000, -  (Registration 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 3.500.000, -  (Reg before H-14, payment before H-7)
Rp. 3.950.000, -  (Payment On The Spot)
Rp. 4.345.000, -  (Full Fare)

Pendahuluaan
Salah satu peran HR yang sangat penting adalah menjadi “Administrative Expert” yang terampil mengelola semua data sumber daya manusia dengan baik dan mampu menyajikannya kepada manajemen saat itu juga (on real time basis) serta memungkinkan B2E (Business to Employee), sehingga setiap karyawan mengakses data pribadinya seperti:  data pribadi, absensi, cuti, karir, gaji, penilaian karya dll.

Kemahiran pengelolaan data sumber daya manusia secara akurat, rapi dan tepat waktu ini meningkatkan efisiensi kerja dan memungkinkan para pemangku jabatan HR, sehingga bisa lebih memusatkan pikirannya bagi pengembangan manusia dan menjadi “Strategic Partner”.

Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan para peserta  mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam merancang HRIS dengan meletakan prinsip-prinsip dasar-nya dan membawa peserta lebih siap untuk menjalani posisinya sebagai HRIS Project Manager.

Objective:

  1. Peserta mengetahui bagaimana merancang cetak biru ”HRIS” yang disesuaikan dengan visi, misi dan nilai-nilai perusahaan.
  2. Peserta mengetahui dasar-dasar merancang HRIS dan aplikasinya, dimulai dari meramu, menginformasikan dan melaksanakannya sesuai dengan pertumbuhan perusahaan

Outline:
Day 1 : Inti HRIS

  • Memahami dan mendefinisikan kebutuhan atas HRIS
  • Apakah HRIS
  • Model Holistic HRIS
  • Mengkondisikan lingkungan yang tepat
  • Memulainya – ”Just do it”

Day 2:  TOOLS and TECHNIQUES

  • Merancang cetak biru dan proses selangkah demi selangkah
  • Belajar dari rekan Anda – seseorang telah melakukannya
  • Belajar sambil melakukannya – waktu untuk merefleksikan
  • Meramu informasi
  • Mengimplementasikannya dan atributnya
  • Memelihara dan melakukan perbaikan berkesinambungan
  • Mengkomunkasikan nilai HRIS
  • HRIS dan Change Management
  • Penerapan HRIS yang terbaik

Workshop Leader :
Cecilia Sri Hayani

Memiliki sertifikasi HR dan memiliki pengalaman sebagai professional HR di berbagai jenis industri multinasional selama lebih dari 15 tahun.  Selama karirnya di HR berbagai posisi pernah diembannya seperti Head of Regional HR Operation, Business Affairs/Administration Manager,  Organization Support Manager dan People Manager.  Termasuk di dalamnya beberapa penugasan international dan regional.

Pengalaman yang lengkap di dunia praktek HR ini diperkaya dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR Consultant untuk berbagai industri.

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Business Contract : Drafting And Reviewing

Business Contract : Drafting And Reviewing

Tanggal
16-17 April 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Deskripsi Pelatihan
Keberadaan Perjanjian dalam bisnis perusahaan sehari-hari tentu sangat krusial untuk menjaga kepentingan bisnis perusahaan. Perjanjian yang baik tidak hanya baik diatas kertas karena terlihat menguntungkan, tetapi juga adalah perjanjian yang dapat dieksekusi dengan baik.

Workshop 2 hari ini akan memberikan refreshing dan pembekalan yang diperlukan untuk para lawyer (baik in house lawyer ataupun corporate lawyer) tentang perjanjian dari sisi teori, kasus dan praktek. Peserta akan dibekali pengetahuan dan keterampilan terkait yang diperlukan tentang teknik membuat dan mereview perjanjian yang baik, yang akan sangat berguna untuk membantu perusahaan memaksimalkan benefitnya dengan jalan mengoptimalkan keuntungan sekaligus melindungi kepentingan hukum perusahaan.

Highlights Materi Workshop

  1. Perjanjian dalam Teori dan Pemahaman tentang Terminology Perjanjian
  2. Klausul baku yang harus ada dalam suatu perjanjian bisnis
  3. Klausul-klausul penting yang harus dicermati dalam mereview perjanjian bisnis
  4. Implikasi baik buruknya suatu perjanjian yang dapat membawa keuntungan dan kerugian bagi perusahaan (studi kasus)
  5. Cara-cara pembuatan dan penyusunan perjanjian yang baik serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan
  6. Latihan penyusunan perjanjian dan dokumen hukum lain yang terkait

Trainer
Fachri Ferdian Fachrul, SH, MH

(Praktisi Hukum Khusus Litigasi dan Pasar Modal)

Fachri Ferdian Fachrul adalah seorang instruktur dan konsultan independen pada berbagai training center, organisasi bisnis dan lembaga pelatihan. Ia memulai karirnya dengan bekerja sebagai seorang Legal Officerdi sebuah perusahaan penerbangan nasional hingga menjadi seorang Rekan (partner) pada sebuah lawfirm di Jakarta. Fachri Ferdian Fachrul juga pernah menjadi senior lawyer di sebuah lawfirm asing dan menjadi general manager bidang hukum (senior legal advisor) di PT Adaro Energy Tbk.

Tahun 1994, Fachri Ferdian Fachrul memulai karir di PT Sempati Air, sebuah perusahaan penerbangan sebagai legal officer. Kemudian ia bekerja sebagai seorang lawyer di Minang Warman Sofyan & Associates, Soebagjo Jatim & Djarot, dan Blake Dawson Waldron yang berkantor di Australia. Ia pernah menjadi General Manager bidang hukum di PT Adaro Energy Tbk., dan saat ini ia juga menjadi seorang Rekan (Partner) di Radjiman Billitea & Partners sebuah lawfirm di Jakarta. Selain itu ia juga memiliki Lembaga Kajian Hukum & Lingkungan Hidup, sebuah lembaga yang memiliki fokus pada hukum dan lingkungan hidup di Indonesia.

Fachri Ferdian Fachrul adalah juga seorang advokat dan konsultan hukum pasar modal dimana ia juga adalah anggota dari Persatuan Advokat Indonesia (PERADI) dan Perhimpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).

Fachri Ferdian Fachrul mempunyai ijasah Sarjana Hukum dan Master Hukum yang keduanya dari Universitas Indonesia.  Selain itu ia juga sangat berminat dan sering mengikuti berbagai seminar dan pelatihan yang berkaitan dengan masalah hukum yang berkaitan dengan perusahaan, perbankan, lingkungan hidup, ketenagakerjaan, investasi, dan marketing.

Fokus Audience

  • In-House Lawyer
  • Corporate Lawyer
  • Sarjana Hukum
  • Mahasiswa Hukum
  • Umum

Note :
Pada hari kedua workshop, peserta akan di bagi dalam kelompok dan masing – masing kelompok diharapkan membawa satu laptop.

Investasi
Rp. 2.750.000 ,- (REG for 3 person/more; payment before 6 Apr 2014)
Rp. 2.950.000 ,- (REG before 2 Apr 2014; payment before 6 Apr 2014)
Rp. 3.450.000 ,- (On The Spot; payment at the latest 16 Apr 2014)
Rp. 3.795.000 ,- (Full fare)

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

IT RISK MANAGEMENT

IT RISK MANAGEMENT

Based on Various Frameworks, Standards, and Models: BASEL II, ISO 20000, ITIL, COSO, COBIT, ISO 27001, BS 25999 ,NIST’s SP-800-30 OCTAVE™, ISO 27005

Tanggal
7 – 11 April 2014
5 – 9 May 2014
9 – 13 June 2014
30 June – 4 July 2014
18 – 22 August 2014
8 – 12 September 2014
6 – 10 October 2014
10 – 14 November 2014
8 – 12 December 2014

Tempat
Jakarta( Hotel  Ibis Arcadia/Hotel Harris Tebet/Hotel  Oak Tree/Setiabudi Building 2)

TRAINING DURATION :
5 days

TRAINING DESCRIPTION:
The IT risk management is the application of risk management to Information technology context in order to manage IT risk, i.e.: The business risk associated with the use, ownership, operation, involvement, influence and adoption of IT within an enterprise.

IT risk management can be considered a component of a wider Enterprise risk management system.
Risk management is the identification, assessment, and prioritization of risks followed by coordinated and economical application of resources to minimize, monitor, and control the probability and/or impact of unfortunate events or to maximize the realization of opportunities.

This training is built around globally accepted standards such as ISO 31000:2009 and frameworks such as ISACA’s Risk IT, and NIST and OCTAVE guidelines for risk management.

TRAINING OBJECTIVES:

  • Identify where and how to reduce known/unknown IT risks
  • Identify areas of cost-benefit optimization and thus reduce IT expenditure
  • Understand the ISO 31000:2009 standard and its applicability to the corporate environment
  • Understand risk assessment as addressed in BASEL II, ISO 20000, ISO 27001, ITIL, COSO, COBIT, BS 25999 and its relevance to IT
  • Understand the different IT Risk Assessment Standards, Models and Methodologies – NIST’s SP-800-30, and OCTAVE™, ISO 27005
  • Insights on practical use of risk assessment and control evaluation techniques

TRAINING MATERIAL OUTLINE:
DAY 1:

  • Background:
    • Briefing on Definition of Risk and Risk in context of Information Technology
    • Discussion and recording: Known risk scenarios
    • IT Risk Management Initiative
    • Project Planning Requirements
  • Groundwork:
    • General Risk Scenarios
    • Understanding Business-specific, industry-specific, region/location-specific scenario
    • Recording the scenarios
  • Management Buy-in
    • Degree of business dependence on information technology
    • Understanding and recording technology-specific risks
    • Tying in general risk scenarios with IT risks
    • Techniques of building business case
    • Budgeting
  • Project Planning
  • Resource Identification and Allocation
  • Understanding the Concepts and Techniques
    • IT Risk Management Cycle
    • Technology and business drivers
    • Risk Terms – Asset, Threat, Threat Agent, Threat Event, Vulnerability, Countermeasure, Risk, Residual Risk
    • Risk Assessment Methodology
    • ISO 31000:2009 Overview
  • Exercises, and Discussion

DAY 2:

  • IT Risk Assessment:
    • IT Process Selection
    • IT Component Selection
    • Approach Selection
    • Risk Discussion :
      • Risks from IT Strategy adopted
      • Risks from IT Processes and Plans
      • Risks from Networks and Systems
      • Risks from Business Applications
      • Risks from Internal Application
      • Risks from Devices – Security Implementation, Disaster Recovery, Business Continuity
      • Risks from Internal and External customers
      • Applying ISO 31000 and Risk IT for Risk Assessment
      • Challenges and Solutions
      • Case Study I
  • Exercises, and Discussion

DAY 3:

  • IT Risk Mitigation :
    • IT Risk Mitigation Options
    • IT Risk Mitigation Strategy
    • Cost Benefit Analysis
    • Calculating Residual Risk
    • Case Study II
    • Applying ISO 31000 and Risk IT for Risk Mitigation
  • Evaluation IT Risk Management Cycle :
    • Project Evaluation
    • Learning from Selection and Execution techniques
  • Integrating IT Risk Management with various frameworks and standards – BASEL II, ISO 20000, ITIL, COSO, COBIT, ISO 27001, BS 25999 ,NIST’s SP-800-30,, OCTAVE™, ISO 27005
  • IT Risk Management Cycle: A Revision
  • Exercises, and Discussion

DAY 4:
Special Project / Case Study “ IT Risk Assessment”  (part 1)

DAY 5:
Special Project / Case Study “ IT Risk Assessment”  (part 2)

INSTRUCTOR :
Ir. Muhammad Tavip, MPM, Cert.HR (US-Based).

  • Muhammad Tavip, Ir., MPM, Cert. HR pemegang sertifikasi internasional Project Management berdasarkan PMBOK – PMI, USA dan  Human Resource Management (US-based), Alumni of Institut Teknologi Bandung (1992) dan   Post Graduate Diploma dari University of South Australia, Adelaide (1995).  Beberapa Sertifikasi Internasional yang dipegangnya adalah: Project Management (PM)/ITPM, Software Business Analysis (SBA), Systems Analysis and Design (SAD), Software Quality Assurance (SQA), Software Testing Professional (STP),  IT Infrastructure Library (ITIL ), Disaster Recovery Planning (DRP).
  • Memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang IT, Management and Business. Beliau Mengelola Proyek berskala Nasional dan International. Memberikan jasa konsultansi di bidang Project Management dan IT Project Management, Enterprise Project Management using Project Server 2003/2007/2010, Pelatihan dan Konsultansi Implementasi Balanced Scorecard, dan  IT Management consulting. Beliau merupakan salah satu pendesain software Balanced Scorecard MBRIO yang telah digunakan beberapa perusahaan swasta berskala UKM.
  • Beliau berpengalaman lebih dari 10 tahun memberikan pelatihan baik public maupun in-house dan Coaching untuk bidang IT Management termasuk: Project Management (PM)/ITPM, Software Business Analysis (SBA), Systems Analysis and Design (SAD), Software Quality Assurance (SQA), Software Testing Professional (STP),  IT Infrastructure Library (ITIL V2 and V3 ), Disaster Recovery Planning (DRP), IT Risk Management, Information Security Management based on PBI, , COBIT 5 Foundation, Operation Management ( supply chain management, logistics management, warehouse management, inventory management), project financing.
  • Dari tahun 2001 s/d sekarang Beliau telah membimbing lebih dari 5000 para project Manager di Indonesia mempelajari Project Management dan IT Project Management berdasarkan standard defector PMBOK – PMI, USA mulai dari versi 2000, 2004, dan PMBOK 2008.
  • Beberapa klien yang pernah mendapatkan bimbingan/ training/coaching/ konsultasi Project Management/ IT Project Management sejak 2001 s/d sekarang diantaranya adalah:

PEMERINTAHAN & BUMN:
Bank Indonesia, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Depnakertrans, Departemen Dalam Negri, Departemen PU, Departemen Agama, Departemen Keuangan, PLN, BKPM, BPKP, PT. PUSRI, Sekolah Staff Komando Angkatan Laut (SESKOAL). PT. Telkom, PT. Sigma Cipta Caraka, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), PT. Antam, Tbk, PT. Laras Astra Kartika, dll.

PERUSAHAAN SWASTA:
PT. Bank Artha Graha International Tbk, Bank BTN, PT. Bank UOB Buana, Artha Jasa, Kabel Vision, Alcatel, PT. Hindoli (A Cargill Co), Satelindo, Excelcom, Bank Bali, Bank Permata, Tbk, Citra Sari Makmur, PT. Amway Indonesia, PT. Pabrik Kerta Tjiwi Kimia, PT. Astragraphia, Tbk, Metro TV news, PT. Intikom, PT. Bank DKI, Galenium Pharmasia Lab, PT. Unicharm Indonesia, PT. Primacom, PT. Gramedia – Majalah, Swadharma, PT. Data Script, PT. Bank Mega, PT. Astra Oto Parts, Talisman Energy Inc, PT. Berca Hardaya Perkasa, PT. Mandiri Sekuritas, PT. Arutmin, ACC, dll.

PERUSAHAAN ASING:
Caltex, Unocal, PWC, Chevron, BHP Billiton, Vico Indonesia, PT. Coats Indonesia, PT. Sumiko Leadframe Bintan, PT. Metlife Sejahtera, Santos Asia Pacific Pty Ltd, German Centre, PT. Thames PAM Jaya, PT. AC Nielsen Indonesia, KPC, PT. Freeport Indonesia, PT. Mattel Indonesia, PT. Bank Rabobank International Indonesia, PT. Roche Indonesia, PT. Nestle Indonesia, PT. Arun LNG, PT. Sinar Meadow International Indonesia, PT. Bank HSBC, PT. Oberthur Indonesia, PT. Bank Woori Indonesia, PT. Bank of Tokyo, PT. Atlas Copo,  PT. Bank RBS,dll.

UNIVERSITAS & LSM:
Universitas PETRA, STIE Perbanas, Universitas Trisakti, HIV Foundation, Universitas Maranatha, Universitas Satya Wacana, Universitas Atmajaya World Vision, dll.

INVESTATION PRICE/PERSON :  

  • Rp 9.500.000/peserta (bayar penuh)  atau
  • Rp 9.250.000/peserta (early bird, yang membayar 1 minggu sebelum training)  atau
  • Rp 8.950.000/peserta (untuk peserta bergroup yang terdiri dari 3 orang peserta atau lebih dari 1 perusahaan yang sama)

FACILITIES FOR PARTICIPANTS:

  • Training Module
  • Flash Disk contains training material
  • Certificate
  • Stationeries: NoteBook and Ballpoint
  • T-Shirt
  • Backpack
  • Training Photo
  • Training room with Full AC facilities and multimedia
  • Lunch and twice coffeebreak every day of training
  • Qualified Instructor
  • Transportation for participants from hotel of participants to/from hotel of training – VV (if minimal participants is 4 persons from the same company)

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Strategi Negosiasi Untuk Purchasing

Strategi Negosiasi Untuk Purchasing

Tanggal
06 – 07 Juni 2014
10 – 11 Oktober 2014

Tempat

Aryaduta Hotel / Grand Flora Hotel*

Investasi

  • Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

Kemampuan bernegosiasi merupakan hal penting yang harus dikuasai oleh staf Purchasing dan komite pembelian, karena keterbatasan skill saat melakukan negosiasi dengan Supplier/Kontraktor/Seller membuat proses negosiasi berjalan tidak imbang.

Oleh karena itu sangatlah penting membekali para Professional dengan metode dan strategi negosiasi, sehingga perusahaan akan memperoleh produk dan jasa yang diperlukan dari supplier terpilih dengan kondisi the best bid with; best prices, best quality, serta best terms and conditions.

MANFAAT PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan memiliki kemampuan untuk:

  1. Melakukan perencanaan dan strategi  negosiasi
  2. Memahami standar etika bernegosiasi
  3. Memahami metode melakukan analisa penawaran berdasarkan hasil sourcing serta terms and conditions yang diperoleh
  4. Mengevaluasi kekuatan dan kelemahan lawan
  5. Melakukan negosiasi dengan supplier tanpa terpengaruh bias penampilan dan strategi mereka.

METODE PELATIHAN
Class presentation, discussion, study analysis, dan video presentation, dengan konsep:

  • 20% teori berdasarkan literatur praktisi
  • 40% analisa best practices dan benchmarking antar industri
  • 40% studi kasus nyata dan diskusi brainstorming antara trainer dengan peserta

TARGET PESERTA
Para Profesional di bidang:

  1. Supply Chain/Logistik, Procurement/Purchasing, PPIC, Produksi, Komite Pembelian
  2. GA, Administrasi Kontrak, Legal Perusahaan
  3. Project Manager, Internal Auditor
  4. Supervisor/Manager yang terlibat dalam proses negosiasi dengan kontraktor dan pemasok.
  5. Yang  ingin meningkatkan kompetensi di bidang ini.

OUTLINE PELATIHAN
Days 1:
1.   Negotiation Skills Review
2.   Limitation and Restriction
3.   Negotiation Strategy
4.   Negotiation Tool Kits
5.   Discussion Sharing and Case Study

Days 2:
6.   Sourcing Analysis
7.   Negotiation Terms
8.   Amendment, Cancellation, and Dispute
9.   Handling Difficult Supplier
10. Role Play Simulation and Closing Review

Pembicara
Deni Danasenjaya, SE. MM.
Telah bekerja dalam bidang logistik dan operasi perbankan sejak tahun 1995. Sejalan dengan itu pengalaman dia telah menjalankan berbagai program pelatihan di SCM, HSE serta strategi pengadaan logistik dan telah menulis beberapa artikel dan tulisan dengan topik di manajemen, biaya tersembunyi dalam distribusi dan transportasi, ISO 14000 dan logistik. Dia menghabiskan beberapa tahun bekerja sebagai Asisten Senior PT. Bank Inter-Pacific Tbk. sedangkan sebelumnya ia bekerja di PT. Bank Niaga Tbk dan Perusahaan Jasa Penyedia Logistik di Jakarta.

 

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

pendalaman Product knowledge dan wawasan keasuransian Alliaz (1), s waco id tag pt dharma satya nusantara tbk (1), study layak PLTM (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

General Affairs Management Development Program Pengembangan Sisi Manajerial dari General Affairs

General Affairs Management Development Program Pengembangan Sisi Manajerial dari General Affairs

Tanggal
07 – 08 April 2014
05 – 06 Mei 2014
09 – 10 Juni 2014
07 – 08 Juli 2014
28 – 29 Agustus 2014
18 – 19 September 2014
06- 07 Oktober 2014
06 – 07 November 2014
17 – 18 Desember 2014

Pukul
09.00-17.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi
Rp. 3.050.000, -  (Registration 3 person/more; payment before H-7)
Rp. 3.250.000, -  (Reg before H-14, payment before H-7)
Rp. 3.750.000, -  (Payment On The Spot)
Rp. 4.125.000, -  (Full Fare)

Fungsi General Affairs ( GA ) di Organisasi merupakan fungsi yang sibuk dengan tugas tugas yang kompleks karena memberikan layanan baik untuk organisasi maupun untuk mendukung operasional fungsi lain. Namun dibanyak perusahaan fungsi GA sering dianggap remeh dan kurang dihargai, kenapa hal ini bisa terjadi? Apa yang salah?. Apa yang harus dilakukan oleh General Affairs sebagai fungsi dengan peran sebagai supporting function?
Dalam pelatihan dua hari ini peserta akan diajak bersama sama melihat lebih dalam lagi fungsi dan peran manajerial dari GA dalam mendukung sasaran dan strategi organisasi. Apa yang harus dilakukan agar fungsi GA lebih diakui perannya dalam mendukung sasaran organisasi?

Sasaran pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan :

  1. Memahami fungsi dan peran manajerial GA di dalam organisasi dalam mencapai sasaran serta melaksanakan strategi organisasi yang telah ditetapkan.
  2. Lebih memahami arti layanan yang diharapkan oleh organisasi ( service excellence ) dari General Affairs.
  3. Mampu menganalisa kinerja GA serta menetapkan area yang masih memerlukan peningkatan dengan cara menganalisa masalah yang sering dihadapi General Affairs.
  4. Mampu menetapkan kompetensi standar yang harus dimiliki oleh profesional General Affairs

Outline :

  1. Fungsi dan peran General Affairs di organisasi dalam mendukung sasaran dan pelaksanaan strategi organsiasi
  2. Fungsi dan peran General Affairs dilihat dari sisi proses dan sistem
  3. Memahami arti layanan serta menetapkan kunci keberhasilan dari General Affairs dalam melayani organsisasi maupun operasional fungsi lain.
  4. Mencari penyebab masalah yang sering timbul dalam
    • Penanganan kepentingan perusahaan yang berhubungan dengan masalah perijinan
    • Penanganan berbagai Akomodasi Karyawan dan Tamu Perusahaan
    • Penanganan Fasilitas dan Jaminan Sosial
    • Pengelolaan fasiitas perusahaan
  5. Menetapkan area manajerial internal GA yang masih perlu ditingkatkan
  6. Menetapkan kompetensi yang diperlukan oleh profesional GA

Peserta
Profesional General Affairs

Workshop Leader :
Sih Hartono, SE.
Telah memiliki pengalaman sebagai profesional HR di beberapa industri selama lebih dari 11 tahun. Beberapa Skills dan expertise beliau diantaranya : HR Management, Personel dan GA, HR Budgeting, Designing Job Grading, Salary Structure dan Industrial Relation. Dengan pengalaman dan expertise yang ia miliki dibuktikan dengan pengalamannya sebagai trainer dan HR consultant untuk berbagai perusahaan seperti : ASTRA Training Center, Mulia Industrindo Tbk, Lembaga Pengembangan Tenaga Kerja dan industri lainnya.

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) system Design, assessment and expansion of WWT plant

Assessment of the Waste Water Treatment (WWT) system Design, assessment and expansion of WWT plant

Tanggal
03 – 04 Maret 2014
08 – 09 Juli 2014
10 – 11 November 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/ Ibis Arcadia, Jakarta

Deskripsi Pelatihan
Banyak dari kalangan industri, mendesign WWT plant dengan budget yang terbatas, sehingga banyak di temukan kondisi plant WWT saat ini sudah tidak sesuai dengan kapasitas produksi yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Kondisi ini menyebabkan kesulitan yang tidak berujung, pihak manajemen terus meminta kenaikan jumlah produksi, di satu sisi “enggan” untuk melakukan investasi di area WWT, karena menganggap area ini hanya sebagai cost center, bukan profit center.

Namun demikian dari pihak pemerintah melalui kementrian lingkungan, telah melakukan program PROPER yaitu evaluasi setiap industri atas kinerja lingkungan yang menyangkut emisi udara, limbah B3 dan limbah cair. Masih banyak kalangan industri yang mengalami problems pada limbah cair, karena WWT plant yang tersedia sudah tidak bisa mencukupi lagi bagi limbah cair yang ada.

Melalui workshop ini, evaluasi – the bottle necking – dari WWT plant menjadi sangat penting pada saat industri akan melakukan ekspansi dan juga peningkatan produksi. Dengan evaluasi satu per satu dari peralatan WWT menjadikan pimpinan mengetahui lebih detail tentang berbagai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing peralatan yang ada, sehingga jika ada investasi tambahan di bidang WWT maka akan menjadi lebih tepat sasaran.

Objective:

  • Memahami design proses awal dari WWT plant
  • Memahami kelebihan dan kekurangan dari peralatan di WWT plant
  • Memahami cara melakukan assessment / evaluasi – the bottle necking – dari WWT
  • Memahami cara ekspansi / perluasan dari WWT plant

Outline :

  • Design parameter dari WWT process di mulai dari F/M ratio, MCRT, Sludge age, SVI SSV, MLSS MLVSS, aeration timer, OUR SOUR, loading rate dll.
  • Trouble shooting di bidang waste water treatment (WWT) plant
  • Cara melakukan WWT assessment (evaluasi) proses, sehingga dapat di ketahui kelebihan dan kekurangan masing – masing WWT plant yang ada.
  • Rule of thumb untuk menjalankan WWT plant.
  • Melakukan perhitungan ekspansi / perluasan dari WWT plant.
  • Detail aerobic & anaerobic system.
  • PROPER limbah cair.

METODE WORKSHOP

  • Presentasi dari “best available technology” di bidang WWT, study kasus, sharing pengalaman.
  • Peserta bisa membawa data lapangan apabila merencanakan melakukan ekspansi di bidang WWT plant.
  • Perhitungan ekspansi WWT di lakukan di excel, sehingga bisa langsung di copy ke pada peserta.

Workshop Leader
Ir. Dwi Handoyo, MK3
Adalah praktisi industri lebih dari 16 tahun. Menangani bidang Waste Water Treatment (WWT) plant lebih dari 12 tahun baik physical, chemical dan biological treatment. Mulai tahun 1996 sudah terjun di bidang project waste water treatment (WWT) hingga sekarang.  Mempunyai pengalaman mengajar bidang WWT  dan workshop facilitator di berbagai lokasi di Indonesia. Saat ini sedang menangani project anaerobic system di beberapa lokasi di Indonesia. Telah melakukan assessment WWT plant di berbagai perusahaan di Indonesia, mengelola mailing list WWT dan menjalin komunikasi di bidang WWT dengan para international expert.

Investasi
Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

Cara mengelola limbah dari wwt (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Genba Kaizen, from Simple Activity to Great Result

Genba Kaizen, from Simple Activity to Great Result

Tanggal
12 – 13 Mei 2014
11 – 12 September 2014
10 – 11 November 2014

Pukul
09.00-17.00 WIB

Tempat
Swiss-Belhotel/Hotel Harris, Jakarta

Investasi

  • Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

Pendahuluan
Genba Kaizen adalah suatu metode  Improvement yang sudah sangat populer di Jepang yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas dari suatu perusahaan.

Kata Genba berasal dari bahasa Jepang yang berarti di lapangan / di area kerja. Sedangkan kata Kaizen adalah Improvement yang berkelanjutan. Sehingga secara keseluruhan berarti Improvement berkelanjutan yang di terapkan di lapangan / di area produksi.

Dalam training ini akan ditekankan pada penggalian Motion Mind yang merupakan dasar dari pencarian suatu sumber improvement. Dengan minded  ini Improvement  akan dicari dari hal-hal yang kecil dan sederhana tetapi akan menghasilkan suatu hasil yang luar biasa.

Materi pembelajaran dalam training ini mengulas dari berbagai sudut. Mulai dari alasan mengapa kita harus melakukan genba kaizen, membuka mata kita bahwa improvement dilakukan dari hal-hal yang kecil dan sederhana, cara menghitung effisiensi dari suatu produksi, cara menghitung Balance Loss, Standart Time sampai dengan cara menghitung Saving Cost dan ROI dari suatu improvement.

Yang akan dipelajari

  • Konsep dasar dan Mengapa perlu Genba Kaizen
  • Prinsip-prinsip improvement
  • Perhitungan Manufacturing Cost
  • Cara Observasi di area kerja dengan menggunakan metode 3-Gen.
  • Trik-trik bagaimana mencari kemungkinan kemungkinan improvement dari hal-hal yang kecil dan sederhana.
  • Mengenal arti 3 Mu (Muda, Mura dan Muri), dasar dari motion mind
  • Cara mencari Muda (Pemborosan/ Ketidakefektifan) dalam area kerja
  • Jenis-jenis Muda dan pengaruhnya.
  • Step-Step pelaksanaan Genba Kaizen dan cara implementasinya.
  • Apa fungsi dari Work Sampling dan bagaimana menghitungnya.
  • Bagaimana cara menghitung effisiensi suatu produksi.
  • Pemangkasan waktu kerja.
  • Bagaimana cara menghitung Data Time Study, Balance Loss, Standard Time, Saving Cost dan ROI dari suatu improvement.

Metode Pelatihan

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di Kelas
  • Study Kasus

Lama Pelatihan
2 hari (14 jam)

Peserta Pelatihan
Supervisor / Foreman / Teknisi Produksi
Supervisor/ Foreman / Teknisi Engineering
Supervisor/ Foreman / Teknisi Maintenance

Workshop Leader :
Indro Agung Handoko
Beliau telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.
Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan.
Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  • Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  • Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  • Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  • Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  • Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.
  • Sekarang sudah bergabung dengan ISSI Training dan Selnajaya Training sebagai Ascociate Trainer dan Productivity Consultant.

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

kaizen vs inovasi (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Basic Power Train System for Heavy Equipment

Basic Power Train System for Heavy Equipment

Tanggal
02 – 04 April 2014
20 – 22 Agustus 2014
15 – 17 Oktober 2014
08 – 10 Desember 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi

  • Rp. 4.250.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.450.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 4.950.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 5.445.000, – (Full Fare)

Basic power train system training merupakan program training yang ditujukan kepada Trainee Mechanic dan Field Mechanic untuk membekali keahlian dan pengetahuan dalam menangani kerusakan yang ada di sistim power train.

Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan nama, letak dan fungsi komponen utama sistim power train
  2. Menjelaskan aliran tenaga sistim power train
  3. Menjelaskan aliran oli di control valve sistim power train
  4. Melakukan perbaikan pada kerusakan sederhana

Silabus:

  1. Pengenalan konsep dasar sistim power train dengan penggerak hidrostatis
  2. Komponen utama sistim power train
  3. Control Valve mekanisme pengaturan aliran oli ke clutch
  4. Aliran tenaga dari engine ke torque converter, power shift transmission, differensial, dan final drive
  5. Aliran tenaga didalam power shift transmission
  6. Cara kerja torque converter sesuai dengan beban yang terjadi
  7. Metode pencarian masalah sederhana dan langkah perbaikannya
  8. Prosedur-prosedur keselamatan kerja

Metode:
Teori diruangan kelas maksimum 80%, dan praktek dilapangan minimum 20%.

Workshop Leader :
Encep Sumitra
Telah menekuni dunia alat berat selama kurang lebih 23 tahun. Menghabiskan waktu selama lebih dari 9 tahun sebagai mekanik lapangan dan 5 tahun lebih sebagai trainer untuk maintenance, serta 5 tahun menangani pengembangan karyawan yang secara total keseluruhan sekitar 19 tahun bekerja untuk PT Trakindo Utama (dealer alat berat merek Caterpillar®). Mempunyai beberapa sertifikat terkait pelatihan dan assessment karyawan baik dari local maupun internasional.

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

kata kunci :

materi power train (1)

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Smart Selling

Smart Selling

Tanggal
11 Maret 2014
09 Juli 2014
24 November 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Pengantar      :
Menjual adalah aktivitas yang paling banyak dilakukan oleh manusia dimuka bumi. Dilakukan oleh mereka yang berpendidikan tinggi, hingga mereka yang tidak sempat menyelesaikan sekolah dasarnya. Bentuknya bisa menjual barang/produk, menjual jasa, bahkan hingga menjual ide. Profesi Penjual juga menjadi profesi yang dapat memberikan imbalan sangat besar, sehingga banyak orang yang mencoba profesi ini sebagai sarana untuk menguji percaya diri, hingga menumpuk kekayaan dan sebagai ajang pembuktian diri.

Sayangnya, sedikit sekali orang yang benar-benar berhasil di pekerjaan ini. Selebihnya terpental, karena tidak memiliki cukup modal yang cukup untuk melakukan pekerjaan ini, yaitu Paradigma yang salah dan kemampuan yang rendah.

Dengan mengikuti workshop ini peserta akan mendapatkan manfaat, yaitu memahami hal-hal berikut:

  1. Paradigma yang efektif dalam menjual
  2. Menjual adalah suatu proses interaksi sosial
  3. Menjual melibatkan ketrampilan komunikasi
  4. Menjual yang efektif membutuhkan ketrampilan
  5. Memiliki percaya diri yang lebih untuk melakukan penjualan

Silabus  :

  • Paradigma Menjual
  • Hal-hal Penting dalam Menjual
    • Membangun Hubungan
    • Ketrampilan Bertanya
  • Tahapan menjual

Metode   :

  • Lecture
  • Diskusi Kelompok
  • Role Play & Simulasi
  • Survey

Peserta
Siapapun yang berminat dalam proses menjual yang benar, khususnya para penjual asuransi, penjual investasi, penjual rumah, penjual mobil, dan sales supervisor.

Workshop Leader :
Drs. Safrial Guci
Memilki semangat dan minat yang tinggi dalam hal pengembangan sumber daya manusia. Sejak 1998, sekitar 14 tahun, terlibat langsung dalam persiapan dan pelaksanaan program pelatihan di lembaga keuangan Asuransi dan perbankan, khususnya micro banking. Perusahaan-perusahaan dimana saya terlibat langsung dalam proses pelatihan adalah: PT Metlife Sejahtera, PT. ODG Wormald Indonesia, PT Asuransi Allianz Life Indonesia, Permata Bank Tbk, Danamon Tbk, Standard Chartered dan DBS.

Investasi

  • Rp. 1.750.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 1.950.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.450.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 2.695.000, – (Full Fare)

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Vendor Performance Asessment – A Mandatory Requirement For Vendor Development

Vendor Performance Asessment
A Mandatory Requirement For Vendor Development

Tanggal
30 Mei 2014
22 September 2014

Pukul
09.00-17.00 WIB

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi

  • Rp. 1.550.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 1.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 2.475.000, – (Full Fare)

Overview
Super Vendor adalah dambaan departemen pengadaan (Purchasing) dalam membantu pencapaian sasaran perusahaan. Tetapi sayangnya Super Vendor sering muncul hanya diawal perannya saja.
Salah satu tantangan departemen Purchasing adalah membina dan mengembangkan Vendor yang biasa saja diawalnya untuk menjadi Super Vendor dalam waktu tidak terlalu lama. Salah satu cara untuk mengembangkan Vendor adalah dengan menerapkan penilaian kinerja vendor secara objective, relevan, terukur serta terlacak.

No Measurement-No Improvement, itulah Konsepnya.
Vendor Performance Index (VPI), itulah Perwujudannya.
Dalam seminar ini, peserta tidak hanya dibekali konsep dan teori dalam menilai kinerja Vendor tetapi juga diajak untuk mempraktekkan secara step-by-step bagaimana melakukan penilaian kinerja vendor yang objective, relevan, terukur dan terlacak.

Learning Objective
Dengan mengikuti Seminar ini, peserta akan:

  1. Diajak memahami perancangan serta langkah-langkah peniliaian kinerja vendor secara sistematis
  2. Mengenal dan memahami bermacam-macam tolok ukur penilaian vendor
  3. Mengenal contoh penilaian kinerja yang sistematis serta mempraktekan Proses Penilaian Kinerja Vendor

Who Should Attend
Program ini dirancang untuk para Key Player yang berhubungan dengan penilaian dan pengembangan kinerja Vendor

Agenda Assessment of Vendor Performance Index (VPI)
Peserta diajak untuk:

  • Refreshment – Fungsi Dasar Purchasing dan Konsep Pengembangan Vendor
  • Mengenal dan memahami metode dalam penilaian performa supplier secara objective
  • Mengenal bermacam-macam kriteria pengukuran VPI
  • Memformulasikan penilaian kinerja Vendor
  • Mengembangkan Sistem Penilaian kinerja Vendor
  • Peserta diajak untuk menetapkan kriteria-kriteria dalam pengukuran VPI
  • Peserta diajak untuk mempraktekan perancangan pengukuran VPI
  • Peserta diajak untuk mengenal contohpenerapan pengukuran VPI

Exercise

  • Peserta diajak untuk menetapkan kriteria-kriteria dalam pengukuran VPI
  • Peserta diajak untuk mempraktekan perancangan pengukuran VPI
  • Peserta diajak untuk mengenal contohpenerapan pengukuran VPI

Speakers
Iwan Nova, MBA CPIM CSCP
Pengalaman 20 tahun dalam bidang manufacturing beberapa perusahaan MNC seperti Mitsubishi Electric, Sony, Mattel, Pirelli Cables. Lulus dari ITB teknik elektro dan mendapatkan MBA dari Monash University, mendapatkan sertifikasi CPIM (Certified Production Inventory Management) yang dikeluarkan oleh APICS (American Production Inventory Control Society) pada tahun 2005. Pernah mengikuti berbagai short courses di manca negara seperti di Amerika, Malaysia, Jepang dan China. Ia telah men-deliver berbagai topik training dalam area operation management di berbagai perusahaan baik secara in house ataupun public

Ir. Imanadi
Lulus dari ITS Teknik Mesin di tahun 1993 dan mempunyai pengalaman selama 15 tahun dalam bidang manufacturing, Quality Management System, Continuous Improvement Program, Training & People Development di beberapa perusahaan MNC seperti AT&T (USA), Sinoca Electronics (Taiwan) Pirelli Cables (Italia) & Geomed (Jerman). Dalam perjalanan karirnya Imanadi juga pernah mengikuti short course di luar negeri seperti di Singapura dan Amerika Serikat. Ia telah memberikan beberapa topik training in house di beberapa perusahaan.

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Practical Problem Solving for Maintenance and Engineer

Practical Problem Solving for Maintenance and Engineer

Tanggal
14 Mei 2014
03 September 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi / Swiss-Belhotel, Jakarta

Investasi

  • Rp. 2.500.000, – (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 2.750.000, – (Reg 2 weeks before training ; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.250.000, – (On The Spot; payment at the last training )
  • Rp. 3.575.000, – (Full Fare)

Deskripsi Pelatihan
Practical Problem Solving yang ditujukan bagi kalangan maintenance dan engineering adalah suatu adalah suatu pengupasan yang sangat practical tentang penanganan suatu masalah / kerusakan yang terjadi pada suatu mesin industri.

Mesin dalam suatu industri bagaikan sumber penghasil uang (:baca profit) tetapi mesin juga dapat berfungsi sebaliknya yaitu sebagai pengambil uang(:baca rugi) jika tidak ada person yang handal sebagai pengelolanya.

Dalam training ini akan dikupas secara practical bagaimana menangani problem yang terjadi pada suatu mesin dengan menggunakan QC 7 Tools sebagai alat untuk mereduksi kerusakan suatu mesin.

Peserta training akan diarahkan untuk dapat menguasai QC 7 Tools sebagai tools untuk problem solving, dapat melakukan observasi secara benar terhadap suatu kerusakan, melakukan analisa kerusakan mesin dengan metode 3-Gen dan 2-Gen, memastikan akar penyebab kerusakan mesin serta penanganannya.

Di akhir training, peserta juga akan diarahkan untuk dapat membuat suatu konsep program maintenance untuk tetap menjaga agar performance mesin tetap di level tinggi serta membuat laporan tentang performance suatu mesin.

Sasaran Program

  1. Peserta training dapat menghitung efisiensi dari suatu mesin serta produktifitas dari suatu unit mesin / line
  2. Peserta training dapat menggunakan fungsi QC 7 Tools dalam “Problem Solving” suatu mesin
  3. Peserta training dapat melakukan observasi suatu kerusakan mesin sehingga didapat akar permasalahan dari kerusakan yang terjadi.
  4. Peserta training dapat menguasai step-step “Problem Solving” dengan metode 4M (Man, Material, Method, Machine) terhadap kerusakan suatu mesin secara terstruktur, tepat dan benar serta menjamin kerusakan yang sama tidak akan terulang lagi.
  5. Peserta training dapat menganalisa kerusakan mesin yang terjadi di sebabkan karena “Natural Deterioration” atau “Forced Deterioration”
  6. Peserta training dapat menggunakan metode 3-Gen dan 2-Gen untuk mengatasi kerusakan suatu mesin
  7. Peserta training dapat membuat “Pareto Chart” sebagai sarana untuk mereduksi kerusakan mesin secara menyeluruh
  8. Peserta training dapat mempelajari kondisi ideal suatu mesin
  9. Peserta training dapat membuat histogram sebagai sarana untuk mempertahankan “Quality of Product” di level yang tinggi
  10. Peserta training dapat membuat suatu program maintenance yang handal untuk mempertahankan efisiensi mesin yang tinggi
  11. Peserta training dapat membuat suatu grafik “Control Chart” untuk mengkontrol kondisi performance mesin agar tetap tinggi
  12. Peserta training dapat membuat suatu bentuk laporan dalam bentuk grafik tentang performance dan efisiensi mesin

Metode Program

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup
  • Latihan di Kelas
  • Study Kasus

Lama Pelatihan
1 hari (7 jam)

Sasaran Peserta
Teknisi Maintenance / Engineering, Supervisor Maintenance / Engineering, Foreman Maintenance / Engineering, dan lain-lain

Workshop Leader :
Indro Agung Handoko,
Telah berkecimpung di dalam dunia industri kurang lebih 15 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep TPM dan Kaizen di dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Awal tahun 2003, mendapatkan Sertificate TPM Basic dari Jepang dan disusul dengan penerimaan Sertificate TPM Advance juga dari Jepang pada akhir tahun 2004. Penerimaan sertificate tersebut tidak diperoleh secara teoritis saja tetapi juga dengan implementasi di Lapangan.

Tidak ketinggalan juga, Sertificate Kaizen Basic dan Advance juga telah diperoleh pada tahun 2001 dan 2005.

Berbekal pengalaman yang mendalam dan sertificate yang diperoleh, berbagai macam project telah berhasil dikerjakan dan berhasil dengan sukses. Project tersebut antara lain:

  • Develop / training 25 group TPM dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2003 – 2006. Secara overall dengan TPM berhasil menurunkan Break Down rata-rata 15%, bahkan ada yang mencapai 40%.
  • Develop / training 8 group Kaizen dengan masing-masing group beranggotakan 5-8 orang dari tahun 2001 – 2006. Secara overall dengan Kaizen, produktifitas dapat ditingkatkan rata-rata 20%.
  • Presentasi tentang Keberhasilan TPM di Jepang pada tahun 2005.
  • Pada November 2006 mendapat Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  • Pada Februari 2007 menjadi pemenang ke-2 dalam lomba Best Practice Competition yang diselenggarakan oleh Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.
  • Sekarang sudah bergabung dengan ISSI Training dan Selnajaya Training sebagai Ascociate Trainer dan Productivity Consultant.

 

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Winning the sales and marketing War Using Strategy MAP, Scorecard and KPI

Winning the sales and marketing War Using Strategy MAP, Scorecard and KPI

LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN DAN IMPLEMENTASI  APA YANG BISA DIUKUR…. BISA DISEMPURNAKAN

Tanggal
28 – 29 April 2014
03 – 04 Juli 2014
29 – 30 Oktober 2014
08 – 09 Desember 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi/ Ibis Arcadia, Jakarta

PENGANTAR PELATIHAN :
Tidak disangkal lagi bahwasanya peranan SALES sangat penting untuk menciptakan revenue bagi perusahaan. Sayangnya  banyak rencana/plan SALES hanya berakhir di kertas. Padahal eksekusi SALES yang mendatangkan revenue lebih penting daripada rencana. Solusinya: gunakan SALES SCORECARD. SALES  Scorecard menerjemahkan visi dan misi organisasi kedalam ukuran-ukuran keberhasilan perusahaan di divisi SALES. Dalam training ini, tim sales Anda akan belajar mengenai teknik terbaru memotivasi diri dengan PERSONAL SCORECARD. Mereka akan melihat bagaimana menjadi lebih professional dan memperoleh rasa percaya diri yang baru berkat pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari. Berkat CUSTOMER SCORECARD, armada sales “baru” Anda akan meninggalkan workshop ini dengan kemampuan yang lebih baik dalam memotivasi dan mempersuasi pelanggan, serta lebih mampu meraih transaksi bisnis yang menguntungkan.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan
SALES Scorecard akan  memberi manfaat bagi organisasi dalam beberapa cara:

  1. Selepas workshop ini, peserta akan mampu membangun SALES Scorecard untuk mendukung Visi Misi perusahaan.
  2. Mengenal dengan baik Perusahaan di mana mereka bekerja, Produk yang mereka jual, serta mengenal dengan baik Customer yang mereka layani, dan pesaing yang harus diwaspadai
  3. Memiliki pengetahuan & keterampilan dalam merencanakan kunjungan ke outlet (Call Plan) demi memelihara keberadaan stok di outlet
  4. Memiliki keterampilan dalam Tehnik Menjual, dg melakukan “Making Order“, bukan “Taking Order”
  5. Memiliki pengetahuan & keterampilan tentang tehnik mengatasi Keberatan Customer
  6. Workshop ini juga memberikan cara memotivasi tenaga SALES dengan PERSONAL SCORECARD.
  7. Meningkatkan produktifitas karyawan dengan menyusun KPI untuk divisi SALES

Workshop akan dilengkapi dengan studi kasus. Kasus akan dibahas dalam kelompok peserta dan di kelas secara keseluruhan.

Topik bahasan

  • Mengapa perusahaan bisa sukses : Perubahan dalam organisasi, Kinerja dan Strategi Perusahaan berdasarkan penelitian dari 5 mahaguru
  • Mengapa perusahaan bisa gagal bedasarkan penelitian dari 3 mahaguru.
  • Performance management dan scorecard
  • Performance challenges di  SALES DIVISION
  • Understanding the SALES scorecard
  • Implementation of the SALES scorecard
  • Selling YOU: Constructing PERSONAL SCORECARD in selling and integration of SALES scorecard
  • Penyusunan KPI SALES
  • Menganalisa potensial klien dan key account melalui CUSTOMER SCORECARD
  • Studi kasus implementasi SALES Scorecard. Dalam studi kasus ini akan dibahas beberapa contoh implementasi SALES scorecards  dan penentuan KPI (Key Performance Indicators)

Pelatihan Ini Sangat Penting Bagi :
Manager dan Tenaga penjualan/salesman/wiraniaga, dan karyawan lain yang berhubungan dengan proses penjualan, yang ingin meningkatkan produktifitas dan penjualan.

Method of Workshop
Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep, diberikan contoh aplikasinya, berlatih menggunakan konsep, mendiskusikan proses dan hasil latihan.

Workshop Leader :
Daniel H.S. Ir. MM. MBA
Daniel saat ini aktif sebagai Consultant di beberapa perusahaan lokal dan International yang memfokuskan diri pada bidang pengukuran bisnis, ScoreCard dan Marketing Research. Perusahaan yang pernah merasakan sentuhannya adalah : Perusahaan Penerbangan terbesar di tanah air. Perusahaan minyak 10 besar di dunia, konglomerat terbesar di Timur Tengah, Perusahaan Software Accounting terbesar di Indonesia dan lainnya. Daniel juga aktif memberikan pelatihan kepada berbagai perusahaan dianeka Industri serta telah membantu banyak perusahaan dalam Implementasi Scorecard di berbagai Industri.

Ia juga Pengajar senior di berbagai program Pasca Sarjana seperti University Western Australia, Monash University dan London School. Saat ini Beliau dipercaya membantu Majalah bisnis terbesar di Indonesia (SWA) untuk memberikan Konsultasi Manajemen kepada para pebisnis Indonesia

Investasi

  • Rp. 3.250.000, -  (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.500.000, -  (Reg 2 week before training; payment 1 week before training)
  • Rp. 3.950.000, -  (On The Spot; payment at the last day of traininng)
  • Rp. 4.345.000, -  (Full Fare)
Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon

Operational Risk Management for Financial Industry

Operational Risk Management for Financial Industry

Tanggal
18 – 19 Maret 2014
19 – 20 Mei 2014
10 – 11 Juli 2014
11 – 12 September 2014
20 – 21 November 2014

Tempat
Aryaduta Hotel Semanggi / Swiss-Belhotel, Jakarta

Mengapa pelatihan ini penting?
Pelatihan Operational Risk Management for Financial Industry merupakan program pelatihan  yang diberikan kepada para karyawan yang bekerja di industry keuangan seperti Multi Finance, Bank, Asuransi, Sekuritas, Modal Ventura, Manajemen Investasi, Dana Pensiun, Koperasi,dll  untuk belajar bagaimana mengetahui dan menghadapi resiko operasional yang mungkin timbul dalam industri keuangan dan pekerjaannya sehari-hari  serta bagaimana menghadapinya. Resiko tidak untuk dihindari dan selalu ada TETAPI resiko harus dikelola.

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta:

  •  Memahami manajemen operational risk dalam industri keuangan
  •  Mampu mengevaluasi dan menganalisa operational risk
  •  Memiliki kemampuan untuk mitigasi operational risk
  •  Mengendalikan biaya-biaya operational risk yang mungkin timbul
  •  Memahami korelasi hubungan operational risk dengan Business Continuity Plan (BCP)

Metode yang digunakan:

  • Bedah kasus
  • Diskusi
  • Ceramah

Profil Peserta:
Para Manajer/Supervisor

Outline
Hari Pertama:
09.00 – 10.00         Pemahaman Operational Risk Management
10.00 – 10.15         Coffee break
10.15 – 12.00         Kategori Operational Risk
12.00 – 13.00         Lunch
13.00 – 15.15         Proses Operational Risk Management
15.15 – 15.30         Coffee break
15.30 – 16.30         Case Study

Hari Kedua:
09.00 – 10.45         Dampak dan Mitigasi Operational Risk
10.45 – 11.00         Coffee break
11.00 – 12.00         Case Study
12.00 – 13.00         Lunch
13.00 – 15.15         Operational Risk vs Business Continuity Plan (BCP) Management
15.15 – 15.30         Coffee break
15.30 – 16.30         Case Study

Workshop Leader :
Kurnia Hadi
Berlatar belakang ilmu perbankan dari Politeknik Universitas Indonesia dan ilmu manajemen dari FE Universitas Indonesia.  Memiliki pengalaman kerja di dunia perbankan di tiga bank multinasional lebih dari 19 tahun dengan spesialisasi Perdagangan Internasional, Corporate Banking, Wealth Management, dan Micro Banking.

Menjadi salah satu pembicara dalam konferensi tingkat internasional “Commodity Trade and Finance World Asia 2012 di Marina Bay Sand hotel  di Singapore pada tanggal 28-29 Maret 2012. Pendiri dan pemilik perusahaan konsultansi bisnis dan perdagangan “ PT Grajosa Resources”. Memiliki network yang luas dengan eksportir, importer, investor dari luar negeri.

Investasi
Rp. 3.500.000, -  (Registration 3 person/more; payment 1 week before training)
Rp. 3.750.000, -  (Reg 2 week before training;  payment 1 week before training)
Rp. 4.250.000, -  (On The Spot; payment at the latest training)
Rp. 4.675.000, -  (Full Fare)

Formulir Pendaftaran Sementara
  1. (wajib)
  2. (wajib)
  3. (email aktif)
  4. (wajib)
  5. (wajib)
  6. (wajib)
 

cforms contact form by delicious:days

Post to Twitter Post to Facebook Post to LinkedIn Post to StumbleUpon